Pemprov Jabar Jadikan Kawasan Rebana Masa Depan Jawa Barat

- Publisher

Kamis, 11 Mei 2023 - 14:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Pemerintah provinsi (Pemprov) bakal menjadikan kawasan Rebana sebagai masa depan Jawa Barat, dengan segala keunggulannya yang tengah dipersiapkan pada saat ini.

Targetnya, di 2030 menjadi pusat perekonomian Jawa Barat seiring dengan kematangan infrastruktur yang telah dibangun, hasil kolaborasi. Baik oleh pemerintah pusat melalui Proyek Strategis Nasional (PSN) seperti Pelabuhan Patimban dan Tol Cisumdawu, juga Bandara Kertajati oleh Pemprov.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jabar Nining Yuliastiani berharap, cita-cita Pemprov dalam mewujudkan Rebana sebagau motor penggerak ekonomi dapat terealisasi, tentunya dengan didukung industri dan penyerapan tenaga kerja secara optimal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rebana merupakan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang kita berharap dengan didukung industri yang ada, bisa melakukan penyerapan tenaga kerja dan diharapkan datang dari lokal dengan penyiapan skill tenaga kerja yang ada, melalui pendidikan yang kita bangun disana,” ujar Nining dalam Jabar Punya Informasi (Japri) Volume 122 di Gedung Sate, Kamis (11/05).

Dia menambahkan, dengan dibangun setidaknya empat sekolah vokasi di Cirebon, Majalengka, Subang dan Subang Smartpolitan diharapkan dapat menunjang kebutuhan tenaga kerja profesional bagi industri di kawasan Rebana kelak.

“Peningkatan vokasi untuk mempersiapkan SDM berkualitas sedang kami siapkan dengan membangun empat politeknik. Ini pun jurusan yang dibuka sesuai kebutuhan industri dan dimulai pada 2024 nanti. Sehingga kepastian kebutuhan SDM bisa dipenuhi,” ucapnya.

Tidak hanya itu, kemudahan perizinan serta dukungan pemerintah pusat lewat insentif fiskal dan nonfiskal diyakini akan menjadi daya tarik tambahan bagi para investor untuk berinvestasi di kawasan Rebana. Ini pun kata dia sudah terlihat dengan adanya peningkatan investasi di Kabupaten Subang.

Baca Juga :  Gelar Raker Pertama, PTDI Perkuat Kebersamaan Untuk Capai Target RKAP 2023

“Perizinan yang cepat, insentif fiskal dan nonfiskal akan memberi nilai tambah. Terbukti dengan realisasi investasi di 2023, kalau selama ini Subang belum pernah masuk lima besar. 2023 sudah nomor tiga, berarti prospek bagus dan sudah dilirik investor. Tinggal harus siap penataannya,” imbuhnya.

Dimana dalam penataan ini, ada 13 Kawasan Peruntukan Industri (KPI) yang harus dituntaskan di kawasan Rebana. Sebab kawasan tersebut dipersiapkan sebagai pengganti di wilayah Jabar bagian barat seperti Kabupaten Karawang, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kota Bogor yang telah padat.

“Minat investor Alhamdulillah, mereka menyambut positif karena mereka menyadari, Jawa Barat bagian barat sudah hectic untuk pengembangan kawasan industri baru. Sehingga mereka sudah mulai berpikir untuk berpindah lokasi. Dimana ketersediaan infrastruktur, baik itu aksesibilitas, konektivitasnya bagus. Jadi mereka melihat Rebana ini siap untuk itu. Ini dibuktikan paling tidak sudah ada enam, selain smartpolitan. Mereka diharapkan sudah bisa operasional di 2024,” tutur Nining.

Belum lagi kata dia, didukung dengan kondusivitas di Jawa Barat. Rendahnya angka kriminalitas dibanding provinsi lain, diakuinya turut menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor. Termasuk kendala seperti kebutuhan air bersih kata Nining sudah diantisipasi oleh Pemprov, guna memberikan pelayanan terbaik bagi pemilik modal.

Baca Juga :  Seluruh Pelanggan KA Jarak Jauh Wajib Vaksin Booster

“Walaupun penduduk Jawa Barat paling besar, tetapi tingkat keamanan paling tinggi. Tercatat tahun kemarin hanya tujuh ribuan kasus. Dibandingkan dengan daerah lain. Teman-teman investor melihat itu sebagai hal yang menarik. Keamanan terjamin di Jawa Barat. Penyediaan Sumber Daya Air juga dilakukan karena di kawasan Rebana minim. Kita bangun tiga bendungan di Kuningan, Indramayu dan Subang. Semua diharapkan 2024 bisa digunakan,” kata dia.

Menilik semua yang telah dilakukan tersebut, Nining meyakini para investor asing yang telah eksisting di Jawa Barat dan tentunya pemilik modal anyar, akan melirik kawasan industri Rebana untuk mengembangkan usahanya dan tentunya bakal mengakselerasi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Investor paling banyak secara keseluruhan di Jawa Barat berasal dari Jepang, Tiongkok, Korea Selatan, Singapura, Belanda dan Amerika. Semuanya sudah step by step mereka sudah melirik ke rebana,” terangnya.

Sementara Kepala Pelaksana Badan Pengelola Kawasan Rebana Bernardus Djonoputro menambahkan, skema pembangunan kawasan Rebana secara by design memberikan nilai tambah bagi para investor. Kawasan yang telah dipersiapkan sekitar 500 hektar tersebut menjadikannya sebagai wilayah yang kompetitif di masa depan.

“Perkembangan investasi harus terencana berkembang, by design. Jawa Barat harus bertumbuh by design, bukan keterlanjuran. Dengan semua akses yang ada, wilayah pertumbuhan baru ini sangat menjanjikan. Ini wilayah masa depan yang semua telah tersedia. Tinggal kita mengukur, sedisiplin apa kita mengikuti peruntukan ruang karena menentukan kelayakhunian daerah sangat penting,” tandasnya.

Penulis : Mahira D.P

Editor : Dhardiana

Berita Terkait

Semarakan HUT ke-81 RI, KAI Commuter Hadirkan Tarif Spesial Rp8
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine Di Perairan Natuna
Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep
Mengantarkan Impian ke Tanah Suci, Adira Finance Umumkan Pemenang UMRAH untuk Sahabat 2026
Tembus 10 Juta Penumpang, KAI Commuter Wilayah Bandung Torehkan Rapor Positif di Semester I-2026
KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan Pada Libur Akhir Pekan Dan Tahun Baru Islam 1448 H
Trisakti Fest Padukan Semangat Soekarno, Piala Dunia, dan Kebangkitan UMKM
KAI Commuter beri sanksi perokok di KA Lokal Garut-Padalarang

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:46 WIB

999 Lulusan UPI Diwisuda, Rektor Tekankan Integritas dan Jiwa Problem Solver

Sabtu, 18 April 2026 - 11:14 WIB

Parenting Class di Bandung Tekankan Peran Orang Tua dalam Membentuk Akhlak Anak Sejak Dini

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:01 WIB

Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:02 WIB

Anggaran KIP Meningkat, UPI Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Akademik dan Pembinaan Mahasiswa

Senin, 23 Februari 2026 - 14:06 WIB

UPI Perkuat Sinergi Kesehatan dan Pendidikan, Dukung Pembangunan RS Adhyaksa Lembang

Senin, 12 Januari 2026 - 19:35 WIB

UPI Bebaskan UKT sebagai Apresiasi kepada Mahasiswa Peraih Medali di SEA Games 2025 Thailand

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:26 WIB

UPI Bebaskan UKT Mahasiswi Korban Banjir Bandang Sumatera Barat 

Rabu, 26 November 2025 - 08:25 WIB

UPI Kukuhkan 451 Guru Profesional pada Pengambilan Sumpah PPG Gelombang 2 Tahun 2025 

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

Semarakan HUT ke-81 RI, KAI Commuter Hadirkan Tarif Spesial Rp8

Rabu, 12 Agu 2026 - 21:33 WIB