Pentingnya konsistensi pengucapan vokal saat membaca Al-Qur’an

- Publisher

Jumat, 25 November 2022 - 06:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

            Sebagaimana telah kita ketahui bahwa salah satu dalam kesalahan membaca AL-Qur’an adalah tidak konsisten pada pengucapan vokal. Yaitu ketika mengucapkan harakat fathah, kasrah, dan dhommah.

            Dalam kaidah membaca Al-Qur’an, pengucapan vocal ini sangatlah penting. Dikarenakan pengucapan vocal yang tidak sempurna  akan menimbulkan bunyi atau suara yang tidak semestinya. Ketidaksempurnaan tersebut, pengucapan vocal yang tidak jelas maka dapat merubah bunyi fathah (bunyi a) menjadi miring ke eu, atau merubah bunyi kasrah (bunyi i) menjadi e, dan merubah bunyi dhommah (bunyi u) menjadi o.

Baca Juga :  1.000 Marbot Muda Jabar Dilatih Kesiagaan Bencana

Sebab-sebab pengucapan vokal yang tidak sempurna:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Tidak menyadari pentingnya ketepatan pengucapan vokal.
  • Membaca AlQuran dengan gaya dan cara baca yang dibuat-buat.
  • Kurang menggerakan mulut atau terkesan asal mengucapkan.

            Cara mengatasi setiap bunyi agar sesuai harakatnya, yaitu dengan rumus 3M,  yaitu:  Membuka,  Menarik, Memonyongkan.

Perhatikan 3 hal kaidah di bawah ini :

  1. Ketika mengucapkan huruf bertanda fathah maka caranya dengan membuka rongga mulut secara sempurna. Tidak membuka terlalu lebar, tetapi pertengahan.
  2. Ketika mengucapkan huruf bertanda kasrah maka caranya dengan menarik bibir seperti senyum.
  3. Ketika mengucapkan huruf bertanda dhammah maka cara membacanya dengan mengumpulkan (memonyongkan) kedua bibir secara sempurna.
Baca Juga :  Penataan dan Pemeliharaan Diperpanjang, Kawasan dan Masjid Al Jabbar Dibuka 1 Ramadan 1444 Hijriah

Ada beberapa  yang harus diperhatikn ketika membacanya. Apa saja hurufnya? 

  1. Huruf-huruf yang cenderung berbunyi o

Cara membaca huruf-huruf ini,  tidak boleh memonyongkan 2 bibir ketika harakatnya fathah yaitu dengan membuka rongga mulut.

Hurufnya:

طَ ظَ قَ غَ ضَ صَ خَ رَ                       

Berita Terkait

Panduan Memilih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam: Ini Dalil dan Tipsnya
Keutamaan Berkurban di Hari Raya Idul Adha: Ibadah yang Sarat Nilai Spiritual, Sosial, dan Ekonomi
Mengenal Dirham dan Dinar: Mata Uang pada Zaman Rasulullah SAW dan Relevansinya di Masa Kini
Keutamaan Hari Jumat dalam Islam, Hari Penuh Keberkahan dan Ampunan
Keutamaan 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan: Dalil dan Penjelasan
Keutamaan Puasa di Bulan Ramadan: Meraih Keberkahan dan Pahala Berlimpah
Menyiapkan Diri Menjelang Ramadan: Tips agar Ibadah Lebih Optimal
Pelarangan Jilbab Paskibraka, DPP Gema Keadilan sebut itu pelecehan Pancasila

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 15:29 WIB

1.000 Bapak Sajikan Sarapan Untuk Istri, Tercatat Rekor Muri Di Bandung

Minggu, 27 September 2026 - 13:44 WIB

Merawat Memori Konstitusi MPR di Gedung Merdeka

Senin, 14 September 2026 - 16:01 WIB

XLSMART Dorong Ekonomi Sirkular Bawa #ByeByeBox untuk Kelola E-Waste ke ITB

Jumat, 11 September 2026 - 06:59 WIB

Ketika Anak Jadi Duta Kecil Kesehatan Gigi bagi Keluarga dan Lingkungan

Kamis, 3 September 2026 - 12:45 WIB

Cegah Bahaya Kelistrikan, PLN Ingatkan Jarak Aman Bangunan dari Jaringan Listrik

Selasa, 1 September 2026 - 14:57 WIB

Festival Olahraga Tradisional Rancasari, Kenalkan Permainan Rakyat kepada Generasi Muda

Selasa, 1 September 2026 - 13:01 WIB

Hari Polwan, Warga Bandung Titip Harapan untuk Para Srikandi Bhayangkara

Selasa, 1 September 2026 - 07:04 WIB

Wagub Erwan Canangkan Wakaf Digital, Cocok dengan Kebiasaan Generasi Muda

Berita Terbaru

Headline

Merawat Memori Konstitusi MPR di Gedung Merdeka

Minggu, 27 Sep 2026 - 13:44 WIB