Keutamaan Berkurban di Hari Raya Idul Adha: Ibadah yang Sarat Nilai Spiritual, Sosial, dan Ekonomi

- Publisher

Jumat, 2 Mei 2025 - 05:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG Hari Raya Idul Adha merupakan salah satu hari besar umat Islam yang penuh dengan makna dan hikmah. Salah satu ibadah utama yang dilakukan pada hari tersebut adalah berkurban, yaitu menyembelih hewan ternak seperti kambing, sapi, atau unta sebagai bentuk ketaatan kepada Allah SWT. Ibadah ini memiliki keutamaan luar biasa, tidak hanya dari sisi keagamaan, tetapi juga dari sisi sosial dan ekonomi.

Berkurban di Hari Raya Idul Adha bukan hanya sekadar menyembelih hewan, melainkan mengandung nilai-nilai spiritual yang mendalam, mempererat solidaritas sosial, dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, bagi umat Islam yang diberi kemampuan, berkurban adalah amalan yang sangat mulia dan patut diupayakan setiap tahunnya.

Keutamaan dari Sisi Agama

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berkurban merupakan salah satu ibadah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkadah) bagi kaum muslimin yang mampu. Ibadah ini adalah bentuk ketaatan dan keteladanan terhadap Nabi Ibrahim AS yang rela mengorbankan anaknya, Nabi Ismail AS, sebagai bentuk kepatuhan terhadap perintah Allah SWT.

Baca Juga :  Apakah itu Tahsin dan apa perbedaanya dengan Tajwid?

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

“Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu, dan berkurbanlah.”

(QS. Al-Kautsar: 2)

Dalam hadis Nabi Muhammad SAW disebutkan:

“Tidak ada suatu amalan yang dikerjakan oleh anak Adam pada hari Nahr (Idul Adha) yang lebih dicintai oleh Allah daripada menyembelih hewan kurban. Sesungguhnya hewan kurban itu akan datang pada hari kiamat dengan tanduk-tanduknya, kukunya, dan bulu-bulunya. Dan sesungguhnya darah hewan kurban itu telah sampai kepada Allah sebelum jatuh ke tanah. Maka bersihkanlah jiwa kalian dengan berkurban.”

(HR. Tirmidzi, Ibnu Majah)

Ibadah kurban juga menjadi simbol keikhlasan, pengorbanan, dan ketundukan kepada perintah Allah SWT. Melalui kurban, seorang muslim menumbuhkan rasa syukur atas nikmat rezeki yang diberikan serta memperkuat keimanan.

Keutamaan dari Sisi Sosial

Ibadah kurban memberikan dampak sosial yang besar, terutama dalam mempererat solidaritas dan kepedulian antar sesama. Daging kurban dibagikan kepada mereka yang membutuhkan, terutama fakir miskin, sehingga mereka dapat ikut merasakan kegembiraan di hari raya.

Baca Juga :  Wagub Jabar Ajak Masyarkat Jaga Kesucian Ramadan

Kurban menciptakan suasana kebersamaan dan menumbuhkan nilai empati. Dalam Islam, pembagian daging kurban dianjurkan untuk dibagikan kepada tiga pihak: satu bagian untuk yang berkurban, satu bagian untuk kerabat, dan satu bagian untuk fakir miskin.

Rasulullah SAW bersabda:

“Makanlah, simpanlah dan bersedekahlah (dari daging kurban).”

(HR. Bukhari dan Muslim)

Pembagian ini menunjukkan bahwa ibadah kurban juga merupakan bentuk nyata dari distribusi kesejahteraan kepada masyarakat.

Keutamaan dari Sisi Ekonomi

Dari sudut pandang ekonomi, ibadah kurban mendorong perputaran ekonomi masyarakat. Permintaan terhadap hewan ternak meningkat menjelang Idul Adha, yang berdampak pada peningkatan pendapatan peternak, pedagang hewan, hingga jasa transportasi dan jagal hewan.

Selain itu, kurban menjadi sarana pemerataan konsumsi. Masyarakat kurang mampu yang jarang mengonsumsi daging pun dapat merasakan gizi dan protein yang baik dari hewan kurban, sehingga memberi dampak positif terhadap kesehatan masyarakat.

Ibadah kurban juga dapat menjadi ajang pemberdayaan ekonomi umat jika dikelola secara kolektif oleh lembaga-lembaga keagamaan dan koperasi syariah.

Penulis : Adi

Editor : Shireni

Berita Terkait

Panduan Memilih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam: Ini Dalil dan Tipsnya
Mengenal Dirham dan Dinar: Mata Uang pada Zaman Rasulullah SAW dan Relevansinya di Masa Kini
Keutamaan Hari Jumat dalam Islam, Hari Penuh Keberkahan dan Ampunan
Keutamaan 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan: Dalil dan Penjelasan
Keutamaan Puasa di Bulan Ramadan: Meraih Keberkahan dan Pahala Berlimpah
Menyiapkan Diri Menjelang Ramadan: Tips agar Ibadah Lebih Optimal
Pelarangan Jilbab Paskibraka, DPP Gema Keadilan sebut itu pelecehan Pancasila
Bey Machmudin Dampingi Menteri Zulkifli Hasan Resmikan Masjid Al-Ihsan Bandung

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:07 WIB

KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:00 WIB

Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja

Senin, 23 Maret 2026 - 11:32 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:41 WIB

Masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Bandung Jadi Stasiun Keberangkatan Dengan Volume Pemudik Lokal Terbanyak

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:14 WIB

PTDI Gelar Ramadan Berbagi, Ratusan Paket Sembako Disalurkan

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Kamis, 26 Mar 2026 - 17:18 WIB