Usai Temui Guru SMP yang Viral Karena Ceritanya, Ridwan Kamil Kirim Tim Saber Pungli ke Pangandaran

- Publisher

Jumat, 12 Mei 2023 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Gubernur Provinsi Jawa Barat Ridwan Kamil mengirimkan Tim Saber Pungli dan inspektorat, guna mencari bukti usai menemui guru SMP yang viral karena ceritanya akan adanya dugaan pungli, Husein Ali Rafsanjani pada Rabu lalu.

Selain mengirimkan tim, Emil turur merekomendasikan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata untuk menonaktifkan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Dani Hamdani, selama proses inspeksi berlangsung.

“Jadi saya sudah mendengarkan, ada laporan tertulis dari pihak BPSDM Pangandaran, ada ketemu langsung dari Husein. Saya kira satu, saya sudah menugaskan inspektorat dan tim Saber Pungli Jawa Barat untuk datang ke Pangandaran. Untuk melakukan klarifikasi, verifikasi. Hasilnya belum tahu tapi sudah ditugaskan. Saya sudah rekomendasikan selama pemeriksaan, Kepala BPSDM diberhentikan dulu sementara,” ujar Emil di Gedung Indonesia Menggugat, Kamis 11 Mei 2023.

Dia menambahkan, bila dalam pemeriksaan ditemukan bukti kuat adanya dugaan pungli. Maka pihaknya akan menyiapkan sanksi, sesuai peraturan yang berlaku. Namun jika kisah Husein ini tidak benar, Emil berharap ada win-win solution bagi kedua belah pihak. Termasuk kemungkinan dimutasi ke tingkat provinsi, meski alur prosedurnya tidak mudah.

Baca Juga :  KPED Jabar: Ternak terkena PMK diusulkan untuk dimusnahkan

“Nanti kalau terbukti, ada jalur sanksi sesuai peraturan perundangan. Kalau tidak terbukti, direkonsiliasi dengan solusi. Solusinya terserah, yang paling nyaman buat semua pihak. Kelihatannya dia (Husein) tidak terlalu nyaman dengan ekses-eksesnya. Bisa pindah ke level provinsi, kewenangan gubernur. Tapi kan kalau sudah PNS, panjang urusannya. Ada BKN, ada nasional yang harus melakukannya. Jadi hari ini, arahannya begitu. Nanti hasil temuannya dilaporkan ke media, ke publik,” tutupnya.

Penulis : Mahira Dzikra

Editor : Maura Dzakiya

Berita Terkait

Parenting Class di Bandung Tekankan Peran Orang Tua dalam Membentuk Akhlak Anak Sejak Dini
Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu
KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran
Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang
Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi
PTDI dan PT NTP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Cisarua
Anggaran KIP Meningkat, UPI Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Akademik dan Pembinaan Mahasiswa
UPI Perkuat Sinergi Kesehatan dan Pendidikan, Dukung Pembangunan RS Adhyaksa Lembang

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:07 WIB

KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:00 WIB

Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja

Senin, 23 Maret 2026 - 11:32 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:41 WIB

Masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Bandung Jadi Stasiun Keberangkatan Dengan Volume Pemudik Lokal Terbanyak

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:14 WIB

PTDI Gelar Ramadan Berbagi, Ratusan Paket Sembako Disalurkan

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Kamis, 26 Mar 2026 - 17:18 WIB