TKD Berkurang, Pemprov Jabar Tetap Prioritaskan Pembangunan untuk Masyarakat

- Publisher

Jumat, 31 Oktober 2025 - 09:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyatakan, pemangkasan Dana Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat sebesar Rp2,458 triliun pada 2026 tidak akan menghambat arah pembangunan Jabar. Alokasi anggaran pembangunan untuk kepentingan masyarakat pada 2026 malah meningkat dibandingkan 2025.

Adapun, penghematan pengeluaran akan ditanggung oleh internal Pemdaprov Jabar.

“Tahun 2026 akan menjadi tahun puasa bagi internal Pemdaprov Jabar. Kami akan melakukan efisiensi, tetapi untuk pelayanan publik tetap optimal, bahkan anggarannya malah ditingkatkan,” ujar KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi, Jumat (31/10/2025).

Langkah efisiensi akan dilakukan melalui penghematan pada pos perjalanan dinas, konsumsi rapat (makan minum), pembayaran air dan listrik, biaya pemeliharaan, serta alat tulis kantor.

Selain itu, Pemdaprov Jabar juga akan menerapkan kebijakan kerja dari rumah (WFH) bagi sebagian ASN guna menekan biaya operasional kantor.

“Karena semakin banyak pegawai di kantor, semakin besar pemakaian listrik, air, dan internet,” ungkapnya.

Jaringan air bersih

Lebih lanjut KDM berharap bahwa dana TKD yang dipangkas sebesar Rp2,458 triliun itu dapat diterima kembali karena anggaran tersebut akan digunakan untuk pembangunan jaringan air bersih di seluruh kabupaten/kota di Jabar.

Baca Juga :  Pesona 6 Stasiun Tertinggi di Indonesia, Ternyata Ada di Wilayah Daop 2 Bandung

“Kalau dana Rp2,458 triliun itu bisa kami gunakan, tiap kabupaten/kota akan mendapat sekitar Rp75 miliar untuk investasi jaringan air bersih,” jelasnya.

Pemdaprov Jabar juga berencana menjadi pemegang saham di PDAM seluruh daerah di Jawa Barat melalui penyertaan modal dalam bentuk pembangunan jaringan air bersih. Hasil keuntungan PDAM nantinya akan disetorkan kembali ke kas daerah sebagai pendapatan asli daerah (PAD).

Penulis : Adi

Editor : Shireni

Berita Terkait

Mardiono Serap Aspirasi Petani Langsung dari Sawah hingga Berikan Bantuan Traktor
INTI Group Melalui PT INTENS Bawa Demokrasi Desa Naik Kelas Usai Sukses Gelar e-Voting Bebas Kendala di Pasaman Barat
XLSMART Dorong Ekonomi Sirkular Bawa #ByeByeBox untuk Kelola E-Waste ke ITB
Cegah Bahaya Kelistrikan, PLN Ingatkan Jarak Aman Bangunan dari Jaringan Listrik
Wagub Erwan Canangkan Wakaf Digital, Cocok dengan Kebiasaan Generasi Muda
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers
Semarakan HUT ke-81 RI, KAI Commuter Hadirkan Tarif Spesial Rp8
KAI Commuter Tingkatkan Kenyamanan Pengguna Commuter Line Walahar dan Jatiluhur Dengan Operasikan Hall Baru Stasiun Cikampek

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:45 WIB

XLSMART Perluas Jaringan 5G di Bandung dan Jawa Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:27 WIB

Ulama Serukan Doa untuk Hujan dari Istiqlal hingga Kalimantan, Korporasi Pembakar Lahan Ditindak

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Rektor UPI minta lulusan kuasai soft skill hadapi perubahan dunia kerja

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:31 WIB

Mardiono Serap Aspirasi Petani Langsung dari Sawah hingga Berikan Bantuan Traktor

Minggu, 27 September 2026 - 13:44 WIB

Merawat Memori Konstitusi MPR di Gedung Merdeka

Senin, 14 September 2026 - 16:01 WIB

XLSMART Dorong Ekonomi Sirkular Bawa #ByeByeBox untuk Kelola E-Waste ke ITB

Jumat, 11 September 2026 - 06:59 WIB

Ketika Anak Jadi Duta Kecil Kesehatan Gigi bagi Keluarga dan Lingkungan

Kamis, 3 September 2026 - 15:28 WIB

Karya Kreator Uqi Mejeng di Bandara Husein, Bukti Talenta Disabilitas Mampu Bersaing

Berita Terbaru

oplus_140509184

Internet

XLSMART Perluas Jaringan 5G di Bandung dan Jawa Barat

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:45 WIB