Ternyata bacaan “Mad” tidak selalu diayun, ini penyebabnya !

- Publisher

Jumat, 11 November 2022 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Masih terkait bacaan mad yang di baca dengan metode ayun suara, kali ini akan membahas bacaan mad yang dibaca tanpa harus mengayunkan suara.

Bacaan mad yang di baca lebih dari 2 harakat maka tidak perlu di baca dengan mengayunkan suara. Akan tetapi di baca datar/lurus dan di baca panjang sesuai kadar kaidahnya atau sesuai hukum tajwidnya.

Beberapa ketentuan atau tanda baca mad yang di baca lebih dari 2 harakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Huruf mad bertemu dengan hamzah (ء), dibaca 5/6 harakat.

Baca Juga :  Kisah Habil dan Qabil, Awal mula Kurban dan Tumpah darah pertama di Dunia

Dalam kaidah tahsin mengambil panjang 5 harakat ketika di sambung dengan huruf berikutnya, dan di baca 6 harakat ketika waqaf/berhenti.

Contoh:

2. Huruf mad bertemu dengan alif (ا), dibaca 2/4/6 harakat.

Dalam kaidah tahsin mengambil panjang 4 harakat ketika disambung dengan huruf berikutnya, dan dibaca 2 harakat ketika waqaf/berhenti.
Contoh :

3. Huruf mad bertemu dengan sukun  dibaca 6 harakat.
Dalam kaidah tahsin wajib di baca 6 harakat.
Contoh :

4. Huruf mad bertemu dengan tasydid  dibaca 6 harakat.

Dalam kaidah tahsin wajib di baca 6 harakat.

Baca Juga :  Wagub Jabar Buka STQH XVIII Tingkat Provinsi Jawa Barat

Contoh :

5. Huruf mad di akhir kalimat yang di sebabkan waqaf, dibaca 2/4/6.

Dalam kaidah tahsin mengambil panjang 4 harakat.
Contoh :

Metode cara memanjangkan bacaan yang lebih dari 2 harakat ini, bisa dengan cara menghitung jari. Atau dengan ketukan.

Contoh bacaan mad 4 harakat yaitu dengan 3 ketukan dihitungan ke 4 sudah masuk ke huruf berikutnya.
جَآ ءَ
⚫⚫⚫⚫
4. 3. 2. 1

Contoh bacaan mad 6 harakat yaitu dengan 5 ketukan dihitungan ke 6 sudah masuk ke huruf berikutnya.

Berita Terkait

Panduan Memilih Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam: Ini Dalil dan Tipsnya
Keutamaan Berkurban di Hari Raya Idul Adha: Ibadah yang Sarat Nilai Spiritual, Sosial, dan Ekonomi
Mengenal Dirham dan Dinar: Mata Uang pada Zaman Rasulullah SAW dan Relevansinya di Masa Kini
Keutamaan Hari Jumat dalam Islam, Hari Penuh Keberkahan dan Ampunan
Keutamaan 10 Hari Terakhir Bulan Ramadhan: Dalil dan Penjelasan
Keutamaan Puasa di Bulan Ramadan: Meraih Keberkahan dan Pahala Berlimpah
Menyiapkan Diri Menjelang Ramadan: Tips agar Ibadah Lebih Optimal
Pelarangan Jilbab Paskibraka, DPP Gema Keadilan sebut itu pelecehan Pancasila

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:39 WIB

KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan Pada Libur Akhir Pekan Dan Tahun Baru Islam 1448 H

Senin, 1 Juni 2026 - 15:14 WIB

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Sabtu, 9 Mei 2026 - 15:15 WIB

Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:07 WIB

KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Senin, 23 Maret 2026 - 11:32 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:29 WIB

Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

KAI Commuter beri sanksi perokok di KA Lokal Garut-Padalarang

Rabu, 3 Jun 2026 - 05:28 WIB

Berita Daerah

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Senin, 1 Jun 2026 - 15:14 WIB