Sumedang Terpilih Jadi Lokasi Proyek Nasional HDDAP

- Publisher

Sabtu, 18 Mei 2024 - 05:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA — Pj. Bupati Sumedang Yudia Ramli menghadiri kick-off Horticulture Development in Dry-Land Areas Project (HDDAP/Proyek Pengembangan Hortikultura di Kawasan Lahan Kering) di Hotel JW Marriot, Surabaya, Kamis (16/5/2024).

Proyek yang dilaksanakan pada 7 provinsi di 13 kabupaten tersebut terselenggara atas kerja sama Kementerian Pertanian Republik Indonesia dengan Asian Development Bank (ADB) dan International Fund for Agricultura Development (IFAD).

Acara tersebut ditandai dengan penandatangan naskah dukungan/kesanggupan dari kepala daerah lokasi proyek, _offtaker_ (pihak pembeli) dan mitra perbankan serta pemaparan rencana induk HDDAP oleh lemabaga pelaksana Dirjen Holtikultura.

Pj. Bupati Sumedang Yudia Ramli mengaku bersyukur karena Kabupaten Sumedang terpilih sebagai lokasi proyek tersebut dan
menyatakan siap mengikutinya.

“Gayung bersambut. Setelah mendapatkan bantuan dari provinsi, kita akan lanjutkan dengan program ini. Kelompok tani dan koperasinya sudah siap, Sumedang lebih kepada pengembangan Gedong Gincu dan Cabai. _Performance_ (kinerja)yang diharapkan Kementan RI itu harus _takeable_ (siap diambil/dipasarkan),” katanya.

Baca Juga :  UPI Raih 4 Penghargaan di Anugerah Media Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia

Pj Bupati mengatakan, di bulan November 2024 Mangga Gedong Gincu direncanakan akan diekspor sebanyak 50 ton, mengingat pasokan untuk permintaan tersebut dapat terpenuhi karena Gedong Gincu Sumedang tidak mengenal musim.

“Dengan proyek ini tidak ada musim. Sepanjang tahun bisa memenuhi, Satu hamparan, 3600 hektare.Tapi untuk menjaga pasokan terpenuhi kita kerja sama dengan kabupaten kota tetangga kita. Pertama kita dengan Kuningan, nanti Majalengka, Subang dan Indramayu supaya pasokan tidak terhambat,” ujarnya.

Penulis : Adi

Editor : Dhardiana

Berita Terkait

Dewan Pengawas PKBSI Soroti Pentingnya Konservasi dan Kesejahteraan Satwa di Bandung Zoo
Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta
Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H
PTDI Gelar Ramadan Berbagi, Ratusan Paket Sembako Disalurkan
PTDI dan PT NTP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Cisarua
Bio Farma Sediakan 11 Bus Gratis “Mudik Aman Berbagi Harapan 2026”
Len – BSSN Selaraskan Strategi Keamanan Siber Nasional

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:09 WIB

KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:00 WIB

Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja

Senin, 23 Maret 2026 - 11:32 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:29 WIB

Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:41 WIB

Masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Bandung Jadi Stasiun Keberangkatan Dengan Volume Pemudik Lokal Terbanyak

Berita Terbaru