Sektor Jasa Keuangan Tetap Resilien Didukung Fundamental Ekonomi yang Solid di Tengah Meningkatnya Risiko Global

- Publisher

Jumat, 11 April 2025 - 21:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi

Foto: Ilustrasi

JAKARTA — Rapat Dewan Komisioner Bulanan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang digelar pada 26 Maret 2025 menyimpulkan bahwa stabilitas sektor jasa keuangan (SJK) nasional tetap terjaga, di tengah meningkatnya dinamika dan ketidakpastian ekonomi global.

Perekonomian global menunjukkan tren pertumbuhan yang tidak seragam. Data ekonomi Amerika Serikat (AS) dirilis di bawah ekspektasi, sementara pertumbuhan di Eropa dan Tiongkok melampaui proyeksi. Volatilitas pasar keuangan global masih tinggi, dipengaruhi oleh ketidakpastian arah kebijakan ekonomi dan meningkatnya risiko geopolitik.

Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 3,1 persen pada 2025 dan 3,0 persen pada 2026. Revisi ini dipicu oleh meningkatnya hambatan perdagangan dan ketidakpastian kebijakan. Untuk Indonesia, OECD menurunkan proyeksi pertumbuhan ekonomi menjadi 4,9 persen pada 2025. Namun demikian, penurunan ini masih sejalan dengan tren pertumbuhan negara-negara sejenis (peer countries).

Di Amerika Serikat, pertumbuhan PDB pada triwulan IV 2024 tercatat sebesar 2,4 persen (qoq), namun Fed GDPNow memproyeksikan kontraksi pada triwulan I 2025. Aktivitas ekonomi menunjukkan perlambatan, ditandai dengan meningkatnya tingkat pengangguran menjadi 4,2 persen. Meskipun demikian, The Fed mempertahankan suku bunga acuannya, dengan proyeksi pemangkasan Fed Fund Rate (FFR) hanya 1 hingga 2 kali pada tahun ini.

Sementara itu, pemerintah Tiongkok mengeluarkan stimulus fiskal untuk mendorong konsumsi domestik. Respons pasar menunjukkan indikasi pemulihan, antara lain terlihat dari meningkatnya penjualan ritel, penjualan kendaraan, serta harga rumah baru, meskipun masih berada di zona kontraksi.

Dari dalam negeri, inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Maret 2025 tercatat sebesar 1,03 persen (yoy), dan inflasi inti pada Februari tetap terkendali di angka 2,48 persen (yoy). Hal ini mencerminkan bahwa permintaan domestik masih terjaga, meskipun terdapat beberapa indikator yang menunjukkan tanda-tanda moderasi.

Baca Juga :  Jasa Raharja Tasikmalaya Sosialisasikan Program Pemutihan Denda PKB dan Tunggakan SWDKLLJ

Kinerja perekonomian Indonesia secara umum tetap solid. Moody’s Investors Service menegaskan peringkat kredit Indonesia pada level Baa2 dengan outlook stable, sementara Fitch Ratings mempertahankan rating Indonesia di level BBB dengan outlook stable. Hal ini mencerminkan keyakinan pasar global terhadap fundamental ekonomi Indonesia dan efektivitas kebijakan yang diambil dalam menjaga stabilitas sektor keuangan.

Indonesia juga menunjukkan daya tahan yang relatif baik dibandingkan negara-negara sejenis berdasarkan indikator eksternal. Ini tercermin dari defisit fiskal yang lebih rendah (Indonesia: 2,29 persen; Turki: 5,21 persen*; India: 7,8 persen*), rasio utang luar negeri terhadap PDB (Indonesia: 30,42 persen; Turki: 43,9 persen; India: 19,3 persen), serta neraca transaksi berjalan terhadap PDB (Indonesia: -0,63 persen; Turki: -2,2 persen*; India: -1,1 persen*).

Penulis : Adi

Editor : Shireni

Berita Terkait

Mengantarkan Impian ke Tanah Suci, Adira Finance Umumkan Pemenang UMRAH untuk Sahabat 2026
Tembus 10 Juta Penumpang, KAI Commuter Wilayah Bandung Torehkan Rapor Positif di Semester I-2026
KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan Pada Libur Akhir Pekan Dan Tahun Baru Islam 1448 H
Trisakti Fest Padukan Semangat Soekarno, Piala Dunia, dan Kebangkitan UMKM
KAI Commuter beri sanksi perokok di KA Lokal Garut-Padalarang
Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang
KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi
KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:18 WIB

Mengantarkan Impian ke Tanah Suci, Adira Finance Umumkan Pemenang UMRAH untuk Sahabat 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:39 WIB

KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan Pada Libur Akhir Pekan Dan Tahun Baru Islam 1448 H

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:28 WIB

Trisakti Fest Padukan Semangat Soekarno, Piala Dunia, dan Kebangkitan UMKM

Rabu, 3 Juni 2026 - 05:28 WIB

KAI Commuter beri sanksi perokok di KA Lokal Garut-Padalarang

Senin, 1 Juni 2026 - 15:14 WIB

Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:09 WIB

KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:07 WIB

KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Berita Terbaru

Rektor UPI Didi Sukyadi di Acara Wisuda Gelombang III Tahun 2026 di Kampus UPI Bandung, Selasa (21/7).

Pendidikan

Rektor UPI Tegaskan ProBidik Bukan Pengganti Guru Honorer

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:38 WIB

Kakang Rudianto of Indonesia U23 controls the ball during the Mandiri Cup final between Vietnam U23 and Indonesia U23 at Gelora Bung Karno Stadium on July 29, 2025 in Jakarta, Indonesia.

Olah Raga

PERSIB Perpanjang Kontrak Kakang Rudianto Hingga 2029

Sabtu, 18 Jul 2026 - 19:27 WIB