KAB. BANDUNG BARAT – Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga meyakini, masuknya pedagang dan pengelola pasar rakyat ke dalam ekosistem digital dapat meningkatkan omzet pedagang dan pendapatan pengelolaan pasar rakyat. Dalam transformasi digital, Kementerian Perdagangan memetakan kriteria digitalisasi yang terdiri atas dua aspek, yaitu digitalisasi pasar rakyat dan digitalisasi pedagang pasar rakyat. Pengelompokkan digitalisasi dimaksudkan agar pemerintah dapat memetakan sinergi pemangku kepentingan, langkah, dan upaya strategis yang ditempuh untuk kesuksesan program tersebut.
Hal ini disampaikan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dalam pembukaan Serbu Pasar Bank Tabungan Negara (BTN) di Pasar Tagog Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, hari ini, Selasa (7/3). Turut hadir Direktur Utama BTN Haru Koesmahargyo.
“Masuknya pedagang dan pengelola pasar rakyat ke dalam ekosistem digital dapat meningkatkan omzet pedagang dan pendapatan pengelolaan pasar rakyat. Hingga akhir 2022, Kementerian Perdagangan telah mencapai penerapan digitalisasi 3.588 pasar rakyat dan digitalisasi 250.062 pedagang pasar rakyat,” ungkap Wamendag Jerry.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Khusus di Jawa Barat saat ini, lanjut Wamendag Jerry, capaian program digitalisasi telah mencakup di 158 pasar rakyat dan 5.409 pedagang pasar. Kategori digitalisasinya berupa pemanfaatan sistem informasi sarana perdagangan Sistem Informasi Sarana Perdagangan (SISP) dan Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP), lokapasar (marketplace), dan pembayaran secara nontunai.
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















