Rp1,5 Triliun Digelontorkan Pemprov Jabar Sukseskan Pilkada 2024, Ini Alasannya…

- Publisher

Selasa, 26 September 2023 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“40 persen di awal, sisanya di 2024. Tapi 40 persen ini tidak mutlak, tergantung kebutuhan. Jangan sampai setelah diserahkan, mengendap malah tidak efektif. Malah jadi temuan. Jadi harus betul-betul (sesuai kebutuhan) 40 persen itu,” imbuhnya.

Disinggung mengenai kapan alokasi dana hibah tersebut bakal diserahkan kepada KPU dan Bawaslu, Iip mengungkapkan akan dilakukan setelah APBD Perubahan (APBD-P) 2023 yang kini tengah dibahas antara TAPD dan DPRD Jabar selesai dan disepakati.

Baca Juga :  Jasa Raharja Bogor Lakukan Rekonsiliasi dan Coklit Data Kecelakaan Bersama KanitGakkum Polresta Bogor

“Pencairan setelah ketok palu perubahan (APBD Perubahan 2023),” tuturnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah Kabupaten/Kota Rawan Politik Uang

Iip menambahkan, beberapa kota/kabupaten rawan politik uang jelang perhelatan Pemilu 2024 mendatang. Maka dari itu, pihaknya bersama KPU dan Bawaslu akan terus melakukan pengawasan dan menindaklanjuti indikasi temuan yang mengarah pada situasi tersebut.

“Bawaslu sudah meng-share, kerawanan Pemilu itu yang cukup agak banyak kaitan dengan money politic. Itu beberapa kabupaten yang kita awasi dan tindaklanjuti. Permainan uang masih tinggi di Jawa Barat, tapi di beberapa kota/kabupaten. Itu sedang kita eliminir dan lihat perkembangannya,” ucapnya.

Baca Juga :  Lebih dari 80 Ribu Hewan Ternak Sudah Vaksinasi dosis kedua

Dia berharap, melalui kolaborasi dengan stakeholder terkait. Diharapkan kerentanan politik uang dapat dicegah dan tidak lagi marak di Jawa Barat.

“Kolaborasi, KPU, Bawaslu, aparat penegak hukum,” tandasnya.

Penulis : Ton

Editor : Maura Dzakiya

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi
Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA
Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu
KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran
Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang
Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi
PTDI dan PT NTP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Cisarua
KAI Daop 2 Bandung Tegas Larang Masyarakat Beraktivitas di Jalur Rel Saat Ramadan, Langgar UU Bisa Terancam Sanksi Pidana

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:09 WIB

KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:00 WIB

Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja

Senin, 23 Maret 2026 - 11:32 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:29 WIB

Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:41 WIB

Masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Bandung Jadi Stasiun Keberangkatan Dengan Volume Pemudik Lokal Terbanyak

Berita Terbaru