Bahkan, mantan bek tengah Persib itu mendukung keputusan tim pelatih yang melanjutkan program latihan di tengah ketidakpastian kelanjutan kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia itu.

“Mereka pemain profesional, harus tetap berlatih untuk menjaga kondisinya. Jika sewaktu-waktu kompetisi kembali bergulir, pemain sudah siap,” kata Robby dalam laman klub, Kamis.

Menurut Robby yang pernah bermain di Liga Malaysia membela Kelantan FC itu, rutinitas latihan yang saat ini dijalani Maung Bandung menjadi hal wajar dilakukan sebuah tim.

“Saya nilai hal yang wajar jika Persib terus menggelar latihan,” kata bintang Persib era 1990-an itu.

“Saya bisa memahami saat ini karena saya juga pernah mengalami situasi ketidakpastian seperti ini,” sambungnya.

Kepada para pemain Persib, Robby berharap mereka bisa menjaga motivasi dan tetap menjalani setiap arahan klub dan tim pelatih.

Baca Juga :  Jasa Raharja Tasikmalaya Dan RSDK Ciamis Sosialisasi Manfaat Jasa Raharja Melalui Podcast

“Kita harus menyadari, sebagai pemain profesional, kita harus tetap menjalankan apa yang menjadi tugas yang diberikan pelatih,” ujarnya mencoba menyemangati Achmad Jufriyanto dan kawan-kawan.

Kompetisi Liga 1 disetop sementara selama dua pekan menyusul tragedi memilukan di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10) lalu, yang menewaskan setidaknya 131 orang.

Insiden kericuhan yang berakibat kepanikan penonton hingga berdesak-desakan itu terjadi usai laga Arema FC melawan Persebaya yang berakhir dengan kekalahan tuan rumah 2-3.

Berita Terkait

Pocari Sweat Run 2024, Bey Machmudin Terkesan Animo Luar Biasa Masyarkat
Pocari Sweat Run Indonesia 2024, Bey Machmudin Ikut Berlari 5 Kilometer
Jabar Tuan Rumah Piala Presiden, Dibuka Presiden Joko Widodo di Stadion si Jalak Harupat
Sekda Herman Suryatman Apresiasi Pembersihan Sampah di Kawasan Jembatan BBS
Melek Potensi, Kecamatan Mandalajati Kini Jadi Laboratorium Penanganan Bencana Kota Bandung
Bey Machmudin Minta Jangan Ada Perundungan Kegiatan Orientasi Sekolah
Gubernur Jawa Barat Dua Periode 1993−2003 HR Nuriana Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra
Rivan A. Purwantono: Digitalisasi Sebagai Instrumen Pendukung Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor Indonesia