Ridwan Kamil Nilai Nikuba Biasa Saja

- Publisher

Jumat, 14 Juli 2023 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyebut, sejatinya tidak ada yang spesial dari Nikuba akronim Niku Banyu hasil inovasi ciptaan Aryanto Misel, warga Kabupaten Cirebon. Dimana baru-baru ini heboh karena hasil ciptaannya menyita perhatian perusahaan otomotif terkemuka Ferari dan Lamborghini.

Dia mengatakan, Nikuba yang mampu mengubah air menjadi bahan bakar sangat logis karena unsur kimia pembentuknya berasal dari senyawa hidrogen (H) dan oksigen (O). Bahkan Jepang sendiri kata dia, juga telah lama melakukan riset mengembangkan bahan bakar menggunakan hidrogen, selain kendaraan listrik.

Baca Juga :  Jabar Komitmen Turunkan Stunting dengan SPBE

“Teorinya bisa dipahami. Air kan H2O. Bahan bakar bisa menggunakan hidrogen. Mengonversi itu, Jepang paling canggih,” ujarnya di Gedung Sate, Jumat 14 Juli 2023.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemprov Jabar Dukung Penuh Inovasi

Terlepas dari itu, Emil memastikan Pemprov Jabar sepenuhnya mendukung penuh inovasi-inovasi dari masyarakat, termasuk Nikuba. Dimana harapannya, semua inovasi yang tercipta dapat memberi manfaat bagi manusia.

“Saya selalu mendukung inovasi-inovasi yang ada di tanah air. Saya sangat pro kesana. Bahkan itu (Nikuba) ditemukan tahun lalu, saya dukung bersama Pangdam Siliwangi untuk terus dikembangkan. Bahwa sekarang ada dinamika, tidak perlu dipermasalahkan yang penting kalau betul-betul ilmiah enggak masalah, kebermanfaatan bagi masyarakat,” ucapnya.

Baca Juga :  Jasa Raharja Bandung Dan Polrestabes Bandung Pasang Rambu Peringatan di Daerah Rawan Laka Lantas

Emil Minta Jangan Diadu Domba Dengan Pemerintah

Selain itu, dia juga berharap kepada seluruh pihak untuk terus memberi dukungan kepada siapapun yang berinovasi serta jangan selalu dipermasalahkan dengan sikap pemerintah. Sebab menurutnya, pengembangan teknologi tidak berkaitan dengan masalah politik.

Penulis : Ton

Editor : Maura Dzakiya

Berita Terkait

KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi
Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA
Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu
KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran
Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang
Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi
PTDI dan PT NTP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Cisarua
KAI Daop 2 Bandung Tegas Larang Masyarakat Beraktivitas di Jalur Rel Saat Ramadan, Langgar UU Bisa Terancam Sanksi Pidana

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:09 WIB

KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:00 WIB

Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja

Senin, 23 Maret 2026 - 11:32 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:29 WIB

Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:41 WIB

Masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Bandung Jadi Stasiun Keberangkatan Dengan Volume Pemudik Lokal Terbanyak

Berita Terbaru