PMK Mewabah, Petugas Masih Bisa Layani IB Sapi Potong

- Publisher

Minggu, 27 November 2022 - 20:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG -Kasubag TU UPTD Pembibitan Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Sumedang, Rani Haryono mengatakan meskipun penyakit mulut dan kuku (PMK) mewabah tapi khusus untuk sapi perah, jelas Rani  memang ada kekhawatiran dari pemilik ataupun petugas untuk melakukan Inseminasi Buatan (IB)
mengingat tingkat serangan PMK pada sapi perah memang sangat tinggi apalagi kandang sapi perah ini terpusat.

Sementara pada sapi potong masih bisa dilakukan pelayanan walaupun memang dalam pelaksanaannya, petugas inseminator juga memperhatikan kondisi seputar kandang apakah ada serangan PMK atau tidak.

Baca Juga :  Tim Pembina Samsat Kabupaten Bandung Barat Sosialisasi Program Pemutihan Pajak Tahun 2023

Rani menambahkan, berdasarkan data yang masuk hingga bulan Agustus secara umum sudah ada 6.705 ekor sapi yang perkawinannya dilakukan secara IB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun target Sumedang untuk program IB pada tahun 2022 ini adalah 12.000 akseptor baru.

“Dengan sisa waktu di tahun 2022 ini, kami optimis target tersebut bisa tercapai, apalagi saat ini PMK sudah melandai sehingga pelayanan IB juga kembali normal,”katanya, Minggu (27/11/2022)

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta masyarakat untuk tidak khawatir terhadap Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Baca Juga :  LPS Imbau Masyarakat Jangan Mudah Tergoda Iming-iming Bunga Tinggi Bank Digital

Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– memastikan penanganan terhadap infeksi virus PMK di Jabar dilakukan dengan maksimal. Salah satunya dengan mempercepat vaksinasi.

“Masyarakat Jabar tetap tenang, penanganan PMK hewan di Jabar tertangani dengan baik menjelang Iduladha bulan depan, jangan khawatir,” kata Kang Emil.

Ia menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi PMK pada hewan ternak di Jabar dilakukan tiga tahap yakni suntikan pertama, kedua, dan booster.

Berita Terkait

Tinjau TPPAS Lulut Nambo, Sekda Herman Suryatman Sebut Operasionalisasi Diperkirakan Akhir Juni 2024
Pemprov Jabar Terus Dorong Reaktivasi Jalur Kereta Api Banjar-Pangandaran dan Ciwidey-Bandung
PT INTI (Persero) Siap Garap Produksi Kartu Prepaid Bank Mandiri
Sukses Aplikasikan “Enterpreneurial Marketing”, SEI Siap Hadapi Persaingan Global
Kopi Ekselsa Asal Sumedang Curi Perhatian Dunia Internasional
1000 Produk UMKM Jabar Dapat Sertifikat Halal Kementerian KUKM
Amanda Soemedi Bey Machmudin Antusias Saksikan Parade Kriya dan Budaya HUT Dekranas 2024
Produk Kerajinan Tangan Jabar Ramaikan Expo Dekranas Di Surakarta
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 Mei 2024 - 15:57 WIB

Pemprov Jabar dan GIPI : Sepaham Bangun Industri Pariwisata Jabar dan Ambil Hikmah Kejadian Subang

Jumat, 17 Mei 2024 - 12:37 WIB

Pemprov Jabar Terus Dorong Reaktivasi Jalur Kereta Api Banjar-Pangandaran dan Ciwidey-Bandung

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:50 WIB

Jasa Raharja Turut Ikuti Pelaksanaan Penambahan Loket Khusus Pendaftaran Kendaraan Listrik di Samsat Rancaekek

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:46 WIB

Lantik Pj Bupati Cirebon, Pesan Bey Machmudin: Layani Masyarakat dengan Penuh Dedikasi dan Tanpa Pamrih

Kamis, 16 Mei 2024 - 12:57 WIB

Bey Machmudin Resmikan Simpang Gedebage sebagai Akses Baru ke Masjid Raya Al Jabbar

Rabu, 15 Mei 2024 - 15:06 WIB

Koordinasi Jasa Raharja Jabar dengan Bapenda Jabar

Selasa, 14 Mei 2024 - 18:34 WIB

Jasa Raharja Cirebon Hadiri Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas Pengemudi Truck

Selasa, 14 Mei 2024 - 17:29 WIB

Jasa Raharja Kabupaten Bandung Melakukan Giat Samsat Keliling di Kecamatan Soreang

Berita Terbaru

Berita Nasional

Bey Machmudin Sambut Wamen Kerajaan Arab Saudi di Masjid Raya Al Jabbar

Sabtu, 18 Mei 2024 - 05:54 WIB

Berita Nasional

Sumedang Terpilih Jadi Lokasi Proyek Nasional HDDAP

Sabtu, 18 Mei 2024 - 05:45 WIB