“Kakang adalah contoh bahwa proses pembinaan yang dilakukan PERSIB mampu melahirkan pemain berkualitas. Kami ingin terus memberikan ruang bagi talenta-talenta muda untuk bertumbuh, berkembang, dan menjadi tulang punggung tim di masa depan,” tegas Adhitia.
Perjalanan Kakang bersama PERSIB dimulai saat ia dipromosikan dari Akademi PERSIB ke tim senior pada musim Liga 1 2021/22 di bawah arahan pelatih Robert Alberts. Debutnya langsung mencuri perhatian. Pada usia 18 tahun 361 hari, Kakang tampil sebagai starter menghadapi Persikabo 1973 di Stadion Ngurah Rai, Denpasar, Bali, pada 29 Januari 2022.
Momen tersebut semakin istimewa karena Kakang mencetak gol tunggal yang memastikan kemenangan 1-0 bagi PERSIB dalam kompetisi yang saat itu digelar dengan sistem bubble di tengah pandemi Covid-19.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Seiring berjalannya waktu, perkembangan performanya terus terlihat. Di bawah kepemimpinan Luis Milla hingga Bojan Hodak, Kakang mampu menjaga konsistensi dan terus mendapatkan kepercayaan untuk tampil. Kontribusinya turut menjadi bagian dari perjalanan bersejarah PERSIB meraih tiga gelar juara Liga 1 secara beruntun pada musim 2023/24, 2024/25, dan 2025/26.
Selama membela PERSIB, Kakang telah mencatatkan 79 penampilan di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia dengan torehan satu gol. Ia juga mengoleksi enam penampilan di ajang AFC Champions League Two pada musim 2024/25 dan 2025/26, menambah pengalaman berharganya di level kompetisi Asia.
Perpanjangan kontrak hingga 2029 menjadi babak baru dalam perjalanan Kakang bersama klub yang telah menjadi bagian dari cita-citanya sejak kecil. PERSIB percaya, dengan usia yang masih muda dan ruang perkembangan yang masih terbuka lebar, Kakang akan terus memberikan kontribusi terbaik bagi tim serta menginspirasi generasi berikutnya dari Akademi PERSIB.
Penulis : Adi
Editor : Shireni
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















