Pemdaprov Jabar Gandeng Investor Internasional untuk Optimalkan Sumur Migas Idle

- Publisher

Selasa, 14 Oktober 2025 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Pemda Provinsi Jawa Barat mencatat langkah strategis dalam memperkuat investasi daerah melalui kerja sama antara PT Migas Utama Jabar (Perseroda) selaku mitra Pertamina dan PT Enerproco Global Indonesia, perusahaan teknologi energi dengan rekam jejak internasional di bidang Enhanced Oil Recovery (EOR) dan pengembangan lapangan migas.

Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat Budi Kurnia menjelaskan, kerja sama ini merupakan bagian dari implementasi visi Gubernur Jawa Barat dalam memperkuat kemandirian energi daerah sekaligus menarik investasi berbasis teknologi hijau dan berkelanjutan.

Baca Juga :  Pasar Murah Berakhir, Pemkot Bandung Terus Pantau Harga Pasar

“Kerja sama ini menunjukkan bahwa Jawa Barat mampu menjadi pusat investasi energi berbasis inovasi dan teknologi tinggi. Kami membuka ruang kolaborasi dengan mitra global untuk mempercepat industrialisasi sektor energi daerah,” tutur Budi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

PT Enerproco Global Indonesia merupakan mitra teknologi energi berbasis di Jakarta dan Houston, Amerika Serikat, yang berafiliasi dengan ENERPROGROUP LLC.

Perusahaan ini memiliki keahlian kelas dunia dalam penerapan teknologi Chemical Enhanced Oil Recovery (C-EOR), yang terbukti mampu meningkatkan produksi minyak hingga 30 persen dari Original Oil in Place (OOIP) di berbagai negara seperti Indonesia, India, Kuwait, dan Inggris.

Baca Juga :  Hari Keempat Dashat, Ibu-ibu PKK Belajar Olah Lele Jadi Bakso dan Nugget

Investasi dengan nilai ekonomi mencapai miliaran dolar AS siap dieksekusi untuk mengoptimalkan potensi sumur-sumur migas idle, baik di dalam maupun luar negeri. Di antaranya, proyek pada lapangan migas E-Main dan Zulu yang berada di wilayah Jawa Barat serta beberapa lapangan potensial lainnya.

Penulis : Adi

Editor : Shireni

Berita Terkait

Tutup Posko Nataru 2025/2026, KAI Commuter Bandung Sukses Layani 1,2 Juta Pengguna dengan Tren Positif
Awal Tahun 2026 yang Semarak: KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Layani 1 Juta Pengguna Selama Nataru
Sambut Malam Pergantian Tahun 2026, KAI Commuter 2 Bandung Perketat Pemeriksaan Barang dan Ingatkan Jadwal Kereta Terakhir
Antusiasme Warga Bandung Tinggi, KAI Commuter Tembus 75 Ribu Pengguna Jelang Pergantian Tahun 2026
Nikmati Akhir Pekan Terakhir 2025, Stasiun Bandung Jadi Pilihan Utama Wisatawan dan Pemburu Oleh-oleh
Semarak Natal 2025: KAI Commuter Bandung Layani 59.675 Ribu Pengguna, Pastikan Perjalanan Aman dan Khidmat
Jelang Natal, KAI Commuter Bandung Siap Layani Mobilitas Pengguna Menuju Pusat Ibadah dan Wisata Kota
Stasiun Bandung Menjadi Stasiun Dengan Pengguna Tertinggi Pada Angkutan Nataru 2025-2026

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:33 WIB

Tutup Posko Nataru 2025/2026, KAI Commuter Bandung Sukses Layani 1,2 Juta Pengguna dengan Tren Positif

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:19 WIB

Awal Tahun 2026 yang Semarak: KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Layani 1 Juta Pengguna Selama Nataru

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:18 WIB

Sambut Malam Pergantian Tahun 2026, KAI Commuter 2 Bandung Perketat Pemeriksaan Barang dan Ingatkan Jadwal Kereta Terakhir

Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:26 WIB

Antusiasme Warga Bandung Tinggi, KAI Commuter Tembus 75 Ribu Pengguna Jelang Pergantian Tahun 2026

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:59 WIB

Semarak Natal 2025: KAI Commuter Bandung Layani 59.675 Ribu Pengguna, Pastikan Perjalanan Aman dan Khidmat

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:47 WIB

Jelang Natal, KAI Commuter Bandung Siap Layani Mobilitas Pengguna Menuju Pusat Ibadah dan Wisata Kota

Senin, 22 Desember 2025 - 19:09 WIB

Stasiun Bandung Menjadi Stasiun Dengan Pengguna Tertinggi Pada Angkutan Nataru 2025-2026

Senin, 22 Desember 2025 - 13:01 WIB

Optimistis Hadapi 2026, TRAVL Nilai Industri Travel Masih Punya Peluang Besar

Berita Terbaru