“Tentunya kami terus bersinergi dalam berbagai program pencegahan kecelakaan, meningkatkan kepatuhan dan ketertiban masyarakat, pemetaan titik-titik wilayah yang menjadi lokasi rawan kecelakaan di sepanjang jalur mudik. FKLL ini sudah berjalan dengan baik dan menghasilkan cara bertindak serta rekomendasi hingga keputusan yang memberikan hasil nyata dalam penurunan kecelakaan” ujarnya.
Rivan mengimbau kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan saat libur Lebaran agar selalu tertib dan menaati aturan lalu lintas, serta mempersiapkan kebutuhan dengan baik.
“Dengan kerja sama dan berbagai persiapan yang matang yang dilakukan seluruh stakeholders, serta kontribusi masyarakat, kita semua berharap mudik Idulfitri 1445 H akan aman, sukses, serta berkeselamatan,” imbuhnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, dalam pembukaannya, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Aan Suhanan,
menyampaikan bahwa persiapan menjadi salah satu aspek penting dalam sebuah
operasi.
“Apa yang kita upayakan saat ini sesuai dengan arahan Bapak Presiden yang menginginkan agar tindakan dalam operasi pengamanan Lebaran dilakukan dengan luar biasa,” ujarnya.
Kakorlantas mengatakan, meskipun operasi pengamanan Lebaran adalah hal rutin setiap tahun, tetapi upaya pengamanan harus dipersiapkan dengan baik, bukan semata karena rutinitas. Hal itu mengingat tingginya animo masyarakat yang akan memanfaatkan libur Idulfitri tahun ini juga diprediksi akan meningkat.
“Dari perkiraan Jasa Marga, kemungkinan kenaikan animo masyarakat yang keluar
dari Jabodetabek meningkat 5-6 persen dari tahun lalu. Dengan jumlah pemudik dan
wisatawan yang mencapai lebih dari 123 juta pada 2023, diperkirakan jumlah tersebut
akan bertambah menjadi 136,7 juta orang. Oleh karena itu, diperlukan persiapan,
simulasi, dan intervensi untuk mengelola situasi ini dengan baik,” imbuh Aan.
Editor : Dhardiana
Sumber Berita : Humas Jasa Raharja Jabar
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















