Jadi Penyakit Menahun, Pj Gubernur Jabar Fokus Tangani Sampah di Bandung Raya

- Publisher

Senin, 25 September 2023 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin mengakui, sejak dulu Bandung Raya selalu bergelut dengan persoalan sampah.

Layaknya penyakit menahun, tidak ada penanganan sampah yang pasti, menuntaskan hingga ke akar. Ketika tempat pembuangan akhir sampah (TPAS) mengalami masalah, seperti TPAS Regional Sarimukti, Cipatat, Kabupaten Bandung yang terjadi belum lama ini. Maka darurat sampah seketika terjadi, merata di Bandung Raya. Baik di Kota Bandung, Kabupaten Bandung, KBB, maupun Kota Cimahi.

“Fokus saya saat ini masih sampah. Masih penasaran dengan sampah. Saya di Bandung dari dulu, dari (tahun 1982) 82. Sampai sekarang sampah begitu-begitu saja. Di Jalan Bengawan saya hafal, menggunung. Terus diambil, tapi ulang lagi (menumpuk). Saya ingin dalam periode saya, enggak tahu ada rezeki saya atau tidak, ada perubahan dalam penanganan sampah,” ujar Bey dalam agenda bincang santai dan makan siang bersama wartawan Pokja Gedung Sate di Kantin Gedung Sate, Senin 25 September 2023.

Bahkan dia berjanji, kala menghadiri Peringatan Hari Jadi Kota Bandung ke 213 di Gedung DPRD Kota Bandung, untuk perlahan melakukan perubahan. Termasuk mengakselerasi pembangunan TPPAS Regional Legok Nangka, Kabupaten Bandung yang tentu saja harus didukung penuh oleh pemerintah kota/kabupaten, melalui pengurangan produksi sampah, dimulai dari tempat tinggal masyarakat.

Baca Juga :  Tim Samsat Kabupaten Sumedang Adakan Talkshow Radio

Mengingat dengan adanya tempat pengelolaan sampah, skema penumpukan yang seperti dilakukan sekarang di TPAS Sarimukti tidak lagi terjadi di masa depan. Sehingga ketika terjadi masalah di TPAS, darurat sampah mampu dicegah.

Penulis : Ton

Editor : Dhardiana

Berita Terkait

Pemkot Bandung Bertekad Percepatan Penanganan Penumpukan Sampah
KDM: Pembangunan Infrastruktur Jabar Terus Digenjot Jelang Akhir 2025
Sekda Jabar: Sikap Pahlawan yang Tidak Berebut Jabatan Patut Diteladani
Gubernur Jabar : Hargai Petani sebagai Pahlawan Pangan dengan Upah yang Layak
KDM: Pemprov dan Pemda se-Jabar Lindungi 1 Juta Pekerja Informal Lewat BPJS Ketenagakerjaan
Mulai Hari Ini, ASN Jabar Terapkan WFH Setiap Kamis
Pemprov Jabar Perkuat Sinergi dengan Kejati Jabar
Disebut sebagai Content Creator, KDM Klaim Pilih Fokus Bangun Jabar

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 17:50 WIB

Jawaban bagi Generasi Muda! Podomoro Park dan PT Shimizu Pembangunan Pratama Gandeng 6 Bank Nasional Hadirkan Hunian Terjangkau Berstandar Kelas Dunia

Rabu, 26 November 2025 - 14:53 WIB

KAI Dan KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Jadwal Commuter Line Walahar Per 1 Desember 2025

Minggu, 16 November 2025 - 09:17 WIB

Diskon 20 Persen di Bulan November, KCIC Catat Rata-Rata Rombongan Per Hari Naik Dua Kali Lipat

Senin, 10 November 2025 - 19:21 WIB

104 Proyek Investasi di WJIS 2025 Bakal Jadi Magnet Investor Global

Minggu, 9 November 2025 - 10:37 WIB

West Java Festival 2025 Suguhkan Seni Budaya Berbasis Kearifan Lokal Sunda

Sabtu, 8 November 2025 - 08:52 WIB

Gubernur Jabar dan Dirut KAI Kolaborasi Hadirkan “Kereta Petani dan Pedagang” untuk Jawa Barat

Jumat, 7 November 2025 - 19:46 WIB

Gubernur Jabar dan Dirut KAI Bahas Modernisasi Jalur Kereta Jakarta-Bandung Target Waktu Tempuh 1,5 Jam

Jumat, 7 November 2025 - 18:41 WIB

Gubernur Jabar Dukung Optimalisasi Jalur Nambo-Citayam

Berita Terbaru

Olivia Yuliana (tengah) bersama kerabat dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Bisnis, Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., didampingi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FPOK, Dr. Dian Budiana, M.Pd.,

Berita Nasional

UPI Bebaskan UKT Mahasiswi Korban Banjir Bandang Sumatera Barat 

Selasa, 2 Des 2025 - 08:26 WIB