Fasilitas Radiofarmaka Bio Farma Raih Sertifikasi CPOB dari BPOM RI

- Publisher

Rabu, 26 Februari 2025 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menyerahkan sertifikat CPOB kepada Direktur Pengembangan Usaha Bio Farma, Yuliana Indriati, di Surabaya (25/02).

Kepala BPOM, Taruna Ikrar, menyerahkan sertifikat CPOB kepada Direktur Pengembangan Usaha Bio Farma, Yuliana Indriati, di Surabaya (25/02).

“BPOM terus berperan aktif dalam memastikan standar mutu dan keamanan produk farmasi di Indonesia, termasuk dalam mendukung pengembangan industri radiofarmaka yang inovatif. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata sinergi antara BPOM dan Bio Farma dalam mewujudkan kemandirian bangsa di bidang kesehatan,” kata Taruna.

Taruna juga menyampaikan harapannya agar kolaborasi ini dapat terus berjalan dalam rangka menjaga dan meningkatkan ketahanan kesehatan dalam negeri.

Saat ini, Bio Farma memiliki fasilitas produksi radiofarmaka yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. Dengan kemampuan memproduksi radiofarmaka secara lokal, fasilitas ini membuka akses yang lebih luas terhadap teknologi diagnostik dan terapi kanker. Pendirian fasilitas ini merupakan upaya strategis untuk membangun kemandirian dalam layanan kesehatan, khususnya di bidang pengobatan kanker, guna mengatasi beban biaya kanker yang terus meningkat di Indonesia.

Kanker merupakan salah satu penyakit tidak menular yang menimbulkan beban kesehatan dan ekonomi yang besar. Data dari Global Cancer Observatory (Globocan) menunjukkan bahwa pada tahun 2022, Indonesia mengalami lebih dari 408.661 kasus kanker baru dengan 242.099 kematian, terutama disebabkan oleh kanker payudara, leher rahim, paru-paru, dan kolorektal. Tanpa adanya intervensi, jumlah kasus kanker di Indonesia diperkirakan akan meningkat sebesar 63% antara tahun 2025 hingga 2040. Oleh karena itu, pemerintah menyusun Rencana Kanker Nasional 2024-2034 untuk mengatasi tantangan ini.

Baca Juga :  Atalia Apresiasi Pos Gizi Terintegrasi Graha Puspita Karawang

Penulis : Adi

Editor : Shireni

Berita Terkait

KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026
Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi
PTDI dan PT NTP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Cisarua
Adira Expo Berkah Ramadan 2026 Hadir Di Bandung, Tawarkan Pembiayaan Mudah Dan Undian Umroh
UPI Perkuat Sinergi Kesehatan dan Pendidikan, Dukung Pembangunan RS Adhyaksa Lembang
KAI Daop 2 Bandung Catat Ketepatan Waktu 99,84 Persen di Januari 2026

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:07 WIB

KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:00 WIB

Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja

Senin, 23 Maret 2026 - 11:32 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:41 WIB

Masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Bandung Jadi Stasiun Keberangkatan Dengan Volume Pemudik Lokal Terbanyak

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:14 WIB

PTDI Gelar Ramadan Berbagi, Ratusan Paket Sembako Disalurkan

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Kamis, 26 Mar 2026 - 17:18 WIB