Aplikasi “Nyari Gawe” Jabar Dilirik Sejumlah Provinsi

- Publisher

Senin, 20 Oktober 2025 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

TASIKMALAYA – Aplikasi pencari kerja “Nyari Gawe” yang digagas Pemda Provinsi Jawa Barat mendapat perhatian luas dari berbagai daerah di Indonesia.

Sejumlah provinsi, seperti Jawa Tengah, DKI Jakarta, Kalimantan, dan Sumatera, tertarik untuk mengadopsi aplikasi tersebut sebagai sarana mempermudah masyarakat dalam mencari pekerjaan.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Bandung, Senin (20/10).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Awalnya aplikasi ini hanya untuk internal Jawa Barat. Tapi sekarang, banyak provinsi lain seperti Jawa Tengah, DKI Jakarta, Kalimantan, dan Sumatera yang meminta akses,” ujarnya

Baca Juga :  Begini Kata Pj Gubernur Jabar, Antisipasi Dampak Kekeringan

KDM – sapaan akrab Dedi Mulyadi – menuturkan pengembangan aplikasi tersebut ke depan akan dilengkapi fitur berbahasa Inggris agar perusahaan asing juga dapat mencari tenaga kerja lokal secara langsung.

“Kalau sudah begitu, kan beres,” tambahnya.

Menurut KDM, hadirnya Nyari Gawe menjadi solusi konkret atas kesulitan masyarakat dalam mencari pekerjaan. Ia menilai, cara konvensional melamar kerja dengan membawa berkas fisik sudah tidak relevan di era digital.

Baca Juga :  FKLL Jabar gelar rakor demi tekan angka kecelakaan lalu lintas

“Gak usah melamar sambil bawa-bawa map sambil dengerin lagu ‘Sarjana Muda’ Iwan Fals, kan sedih. Sekarang di Jawa Barat pakai sistem aplikasi. Kalau sudah diterima kerja, baru urus persyaratan seperti SKCK dan kesehatan,” tegasnya.

Kebijakan ini, lanjut KDM, diambil agar pencari kerja tidak terbebani biaya administrasi sebelum diterima bekerja.

“Jangan bikin persyaratan dulu. Kasihan, sudah tahu tidak punya uang,” ujarnya.

Gubernur KDM menegaskan, tugas pemerintah adalah memastikan rakyat memperoleh kemudahan dalam setiap urusan.

Penulis : Adi

Editor : Shireni

Berita Terkait

XLSMART Dorong Ekonomi Sirkular Bawa #ByeByeBox untuk Kelola E-Waste ke ITB
Wagub Erwan Canangkan Wakaf Digital, Cocok dengan Kebiasaan Generasi Muda
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers
KAI Commuter Tingkatkan Kenyamanan Pengguna Commuter Line Walahar dan Jatiluhur Dengan Operasikan Hall Baru Stasiun Cikampek
KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan Pada Libur Akhir Pekan Dan Tahun Baru Islam 1448 H
Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang
KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi
Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 12:45 WIB

Cegah Bahaya Kelistrikan, PLN Ingatkan Jarak Aman Bangunan dari Jaringan Listrik

Selasa, 1 September 2026 - 07:04 WIB

Wagub Erwan Canangkan Wakaf Digital, Cocok dengan Kebiasaan Generasi Muda

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Semarakan HUT ke-81 RI, KAI Commuter Hadirkan Tarif Spesial Rp8

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine Di Perairan Natuna

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:18 WIB

Mengantarkan Impian ke Tanah Suci, Adira Finance Umumkan Pemenang UMRAH untuk Sahabat 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:20 WIB

Tembus 10 Juta Penumpang, KAI Commuter Wilayah Bandung Torehkan Rapor Positif di Semester I-2026

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:39 WIB

KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan Pada Libur Akhir Pekan Dan Tahun Baru Islam 1448 H

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:28 WIB

Trisakti Fest Padukan Semangat Soekarno, Piala Dunia, dan Kebangkitan UMKM

Berita Terbaru