Ear Tag agar distribusi hewan ternak bebas PMK

- Publisher

Rabu, 30 November 2022 - 05:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat Arifin Soedjajana mengungkapkan hewan ternak saat ini seperti manusia di kala pandemi menggunakan pedulilindungi. Namun hewan ternak menggunakan sistem Ear Tag atau barcode yang dipasang ditelinga untuk menghindari penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“kita melakukan penandaan dan penataan Ear Tag.  di Ear Tag ada barcodenya bersisi data kalau discan keluar vaksin dan pengobatan yang sempat dijalani hewan ternak tersebut sama seperti pedulilindungi” ungkap Arifin usai Podcast di PRSSNI Jalan Sukamaju, Bandung, Kamis (17/11).

Baca Juga :  Sopir Elf acungkan golok saat macet Mudik di Limbangan akhirnya ditangkap

Arifin juga mengungkapkan progres vaksinasi hewan ternak mencegah PMK sudah mencapai 50 persen. Hal itu diungkapkan arifin usai Podcast bersama PRSSNI di Sukamaju, Bandung. Kamis (17/11).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Lalu lintas hewan ternak tidak boleh dari Zona Merah ke Zona Merah atau ke Zona Hijau tapi boleh dari Zona Hijau ke Zona Hijau atau Zona Merah asal dengan ada tanda Ear Tag tadi “, ujar Arfini.

Sementara itu stok vaksin PMK di provinsi saat ini mencapai 300 ribu dosis dan telah terdistribusi ke Kabupaten Kota di jawa Barat sebanyak hampir 400 ribu dosis.

Baca Juga :  Jasa Raharja Jawa Barat Adakan Pengobatan Gratis di Mall Pelayanan Publik Kab. Bandung

“Hewan juga vaksin satu vaksin dua dan bososter sekarang sudah 268 ribu yang sudah divaksin satu dan dua dan booster menunggu 6 bulan atau tahun depan sedangkan vaksin yang sudah kami distribusikan hampir 400 ribu, stok kami ada 300 ribu insyaallah aman kalau ada informasi kekurangan vaksin tolong informasikan kami agar segera bisa didistribusikan”, tegas arifin.

Arifin juga meminta pemilik hewan ternak untuk segera memberi vaksin karena jika tidak akan mudah tertular PMK.

Berita Terkait

XLSMART Dorong Ekonomi Sirkular Bawa #ByeByeBox untuk Kelola E-Waste ke ITB
Karya Kreator Uqi Mejeng di Bandara Husein, Bukti Talenta Disabilitas Mampu Bersaing
Bio-RV, Vaksin Rotavirus Neonatal Kolaborasi Bio Farma dan MCRI, Peroleh Izin Edar BPOM RI
Festival Olahraga Tradisional Rancasari, Kenalkan Permainan Rakyat kepada Generasi Muda
Hari Polwan, Warga Bandung Titip Harapan untuk Para Srikandi Bhayangkara
Wagub Erwan Canangkan Wakaf Digital, Cocok dengan Kebiasaan Generasi Muda
Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine Di Perairan Natuna

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 16:01 WIB

XLSMART Dorong Ekonomi Sirkular Bawa #ByeByeBox untuk Kelola E-Waste ke ITB

Jumat, 11 September 2026 - 06:59 WIB

Ketika Anak Jadi Duta Kecil Kesehatan Gigi bagi Keluarga dan Lingkungan

Kamis, 3 September 2026 - 15:28 WIB

Karya Kreator Uqi Mejeng di Bandara Husein, Bukti Talenta Disabilitas Mampu Bersaing

Selasa, 1 September 2026 - 13:01 WIB

Hari Polwan, Warga Bandung Titip Harapan untuk Para Srikandi Bhayangkara

Selasa, 1 September 2026 - 07:04 WIB

Wagub Erwan Canangkan Wakaf Digital, Cocok dengan Kebiasaan Generasi Muda

Minggu, 30 Agustus 2026 - 09:06 WIB

Jalan Sehat, Kuis, hingga Doorprize Meriahkan Cibeureum Wetan Walkers

Minggu, 9 Agustus 2026 - 21:06 WIB

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine Di Perairan Natuna

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep

Berita Terbaru