Tanah Longsor di Sukabumi telan 3 korban jiwa

- Publisher

Selasa, 25 Oktober 2022 - 16:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SUKABUMI – Tiga orang ditemukan dalam kondisi tak bernyawa setelah tertimbun material tanah longsor di Kampung Ciletik, Desa Pasirdatar Indah, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin (24/10).

Hasil kaji cepat sementara oleh Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, petaka itu diduga terjadi karena adanya rembesan air ke dalam tanah dari kolam pemancingan umum yang berada di bagian atas rumah korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketika hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut, struktur tanah yang labil tanpa penguat lereng akan terkikis oleh rembesan air dan longsor ke bawah menimpa rumah korban dan permukiman lainnya.

Baca Juga :  Jelang Lebaran, INTI Garap Power System Milik Tower Provider Top 3 dan Genjot INTI Cloud System

“Di atas rumah korban ada kolam pemancingan umum. Ketika kolam diisi air kok tidak penuh-penuh. Artinya ada kemungkinan air merembes ke dalam tanah. Kemudian hujan turun lebat. Jadilah tanah longsor itu,” ungkap Hadi, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Provinsi Jawa Barat, Selasa (25/10).

Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi bersama unsur gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, relawan dan warga setempat bergotong-royong untuk mengevakuasi para korban dan melakukan upaya pembersihan material longsor.

Baca Juga :  RSUD Bandung Kiwari Targetkan Akreditasi Paripurna

Hasil kaji cepat sementara, ada sebanyak 5 rumah yang mengalami rusak berat, 4 rumah lainnya terancam dan 1 ruko turut terdampak.

Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi dan dapat disertai petir masih berpotensi terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi hingga Kamis (27/10), sebagaimana menurut informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) hari ini, Selasa (25/10).

Berita Terkait

Melek Potensi, Kecamatan Mandalajati Kini Jadi Laboratorium Penanganan Bencana Kota Bandung
Bey Machmudin Minta Jangan Ada Perundungan Kegiatan Orientasi Sekolah
Gubernur Jawa Barat Dua Periode 1993−2003 HR Nuriana Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra
Bey Machmudin Terima Penghargaan sebagai Kepala Daerah Pendukung Pengelolaan Zakat Terbaik
Jasa Raharja Perwakilan Purwakarta Menghadiri Giat Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) di Polres Subang
Jasa Raharja Jamin Seluruh Biaya Perawatan Korban Laka Beruntun di Tol Cipularang KM 86.500 B
Jasa Raharja KBB Jamin SeluruhKorban Kecelakaan di Ruas Tol KM 117 Purbaleunyi
Jasa Raharja Jawa Barat Anjangsana Ke Terminal Ciakar Kabupaten Sumedang

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juli 2024 - 14:31 WIB

Melek Potensi, Kecamatan Mandalajati Kini Jadi Laboratorium Penanganan Bencana Kota Bandung

Kamis, 11 Juli 2024 - 15:02 WIB

Gubernur Jawa Barat Dua Periode 1993−2003 HR Nuriana Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Cikutra

Selasa, 9 Juli 2024 - 11:30 WIB

PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Kembali Laksanakan Kegiatan Jasa Raharja mengajar bersama Universitas Padjadjaran

Kamis, 4 Juli 2024 - 13:32 WIB

Tingkatkan Kesadaran Membayar Pajak, Jasa Raharja Bandung Lakukan Sosialisasi Bersama P3DW Kota Bandung III Soekarno Hatta di Uninus Bandung

Rabu, 3 Juli 2024 - 13:40 WIB

PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat Laksanakan Kegiatan Jasa Raharja mengajar bersama IPB University

Sabtu, 29 Juni 2024 - 12:15 WIB

Amanda Soemedi Hadiri Harganas ke-31 di Semarang

Jumat, 28 Juni 2024 - 10:29 WIB

Jasa Raharja Bogor Adakan Kegiatan Safety Riding di IPB University

Kamis, 27 Juni 2024 - 15:44 WIB

Jasa Raharja Bandung Bersama P3DW Kota Bandung III Soekarno Hatta Lakukan Sosialisasi Bulan Sadar Pajak di Universitas Al-Ghifari

Berita Terbaru