Seperti perusahaan Indosat Ooredoo dengan Hutchison yang berasal dari Hongkong dan Qatar. Steve menjelaskan bahwa perbedaan kultur dalam proses bisnis kerap menimbulkan beberapa masalah bahkan bisa membuat kegagalan kerja sama. Untuk mengatasi permasalahan ini, terdapat 4 langkah yang bisa dilakukan oleh suatu perusahaan diantaranya pelatihan lintas budaya, penggunaan teknologi komunikasi seperti zoom dan lainnya, penguatan keterampilan bahasa, dab peningkatan standar kualitas.
Kunci utama dalam berkomunikasi dalam dunia bisnis global adalah peningkatan kesadaran kultural. Hal ini bisa diwujudkan dengan kesadaran bahwa kultur tiap negara berbeda sehingga bisa saling menghargai satu sama lain.
Apabila sudah ada kesadaran perbedaan kultural, hal ini bisa berdampak positif pada pembangunan efektivitas komunikasi secara lintas budaya. Aktif mendengarkan dan empati juga salah satu elemen yang harus diperhatikan. Untuk mencapai suatu keputusan negosiasi kita perlu mendengarkan secara baik apa yang diinginkan dan apa yang ditawarkan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Waktu itu saya pernah melakukan rapat dengan suatu perusahaan, setelah selesai presentasi pihak perusahaan itu langsung memainkan ponselnya, gerakan yang cukup sederhana namun dapat dilihat bahwa orang tersebut tidak sepenuhnya hadir dan tidak mendengarkan, dari situ saya langsung memutuskan untuk menolak tawarannya. Jadi sangat penting untuk benar benar mendengarkan dan peduli.” Ucap Steve Saerang.
Pada penghujung sesi, Steve melakukan sharing informasi mengenai perusahaan Indosat. Ia menutup kegiatan kuliah tamu dengan sesi tanya jawab dilanjut dengan pesannya untuk mahasiswa SBM ITB.
Penulis : Adi
Editor : Dhardiana
Halaman : 1 2


















