Sekda Sumedang dorong penanganan ODGJ harus responsif, terstruktur dan sinergis

- Publisher

Sabtu, 15 Oktober 2022 - 05:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG – Sekda Kabupaten Sumedang Herman Suryatman mengingatkan kepada jajaran SKPD bahwa dimana pun ditemukan ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa) di Kabupaten Sumedang agar bisa ditangani sesegera mungkin.

Imbauan tersebut ia ungkapkan saat menjadi narasumber pada pertemuan Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat (TPKJM) dan peningkatan kerja sama lintas sektor dalam Penanggulangan ODGJ di Kabupaten Sumedang Tahun 2022 di Hotel Puri Khatulistiwa Jatinangor, Jum’at (14/10/2022)

“Hari ini kami melakukan rapat kordinasi bersama Dinkes, Dinsos, Satpol PP dan SKPD lainnya untuk bahu-membahu menyiapkan piranti yang disepakati bersama,” kata Herman.

Sekda menerangkan, Standar Operasional Prosedur (SOP)-nya meliputi penanganan awal dijemput seperti apa, siapa yang menjemputnya mekanismenya dan lainnya disepakati bersama.

“Pokoknya dari awal SOP sedang disiapkan sampai dengan yang bersangkutan bisa dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa, diobati dengan baik dan kembali ke tengah-tengah keluarga. Itu fokus utama kami,” kata Sekda.

Baca Juga :  Pemprov Jawa Barat Luncurkan SMART JABAR

Sekda berkomitmen bahwa ke depan tidak ada lagi penanganan ODGJ yang tidak komprehensif di Kabupaten Sumedang.

“Setiap warga di Sumedang wajib mendapatkan layanan terbaik dari pemerintah. Itu merupakan tugas kami, tanpa kecuali. Termasuk warga kita yang kurang beruntung yang sedang mendapat cobaan karena gangguan kejiwaan,” katanya.

Sekda pun memberikan tanggapan mengenai penanganan ODGJ yang lepas dari pengawasan sehingga menelan korban jiwa yang menurutnya hal tersebut jangan sampai lempar tanggung jawab karena birokrasi.

Berita Terkait

Pemkot Bandung Bertekad Percepatan Penanganan Penumpukan Sampah
KDM: Pembangunan Infrastruktur Jabar Terus Digenjot Jelang Akhir 2025
UPI Dorong Penguatan Zona Integritas, Inspektorat Jenderal Gandeng Fakultas untuk Percepatan WBK–WBBM
104 Proyek Investasi di WJIS 2025 Bakal Jadi Magnet Investor Global
Sekda Jabar: Sikap Pahlawan yang Tidak Berebut Jabatan Patut Diteladani
Gubernur Jabar : Hargai Petani sebagai Pahlawan Pangan dengan Upah yang Layak
Kasus Guru SMPN 2 Subang Berakhir Damai, KDM: Tegakkan Disiplin Tanpa Kekerasan
KDM: Pemprov dan Pemda se-Jabar Lindungi 1 Juta Pekerja Informal Lewat BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 17:50 WIB

Jawaban bagi Generasi Muda! Podomoro Park dan PT Shimizu Pembangunan Pratama Gandeng 6 Bank Nasional Hadirkan Hunian Terjangkau Berstandar Kelas Dunia

Rabu, 26 November 2025 - 14:53 WIB

KAI Dan KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Jadwal Commuter Line Walahar Per 1 Desember 2025

Minggu, 16 November 2025 - 09:17 WIB

Diskon 20 Persen di Bulan November, KCIC Catat Rata-Rata Rombongan Per Hari Naik Dua Kali Lipat

Senin, 10 November 2025 - 19:21 WIB

104 Proyek Investasi di WJIS 2025 Bakal Jadi Magnet Investor Global

Minggu, 9 November 2025 - 10:37 WIB

West Java Festival 2025 Suguhkan Seni Budaya Berbasis Kearifan Lokal Sunda

Sabtu, 8 November 2025 - 08:52 WIB

Gubernur Jabar dan Dirut KAI Kolaborasi Hadirkan “Kereta Petani dan Pedagang” untuk Jawa Barat

Jumat, 7 November 2025 - 19:46 WIB

Gubernur Jabar dan Dirut KAI Bahas Modernisasi Jalur Kereta Jakarta-Bandung Target Waktu Tempuh 1,5 Jam

Jumat, 7 November 2025 - 18:41 WIB

Gubernur Jabar Dukung Optimalisasi Jalur Nambo-Citayam

Berita Terbaru

Olivia Yuliana (tengah) bersama kerabat dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Bisnis, Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., didampingi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FPOK, Dr. Dian Budiana, M.Pd.,

Berita Nasional

UPI Bebaskan UKT Mahasiswi Korban Banjir Bandang Sumatera Barat 

Selasa, 2 Des 2025 - 08:26 WIB