Sekda Garut pastikan semua ternak mati akibat PMK dapat bantuan dari Pemerintah

- Publisher

Jumat, 18 November 2022 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi - pmk - sapi

ilustrasi - pmk - sapi

GARUT – Sekretaris Daerah Pemkab Garut Nurdin Yana memastikan semua ternak yang mati akibat terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) mendapatkan bantuan uang dari pemerintah daerah maupun pusat sebagai bentuk perhatian pemerintah agar usaha ternaknya tetap berjalan.

“Jujur, ini kita mencoba menyentuh teman-teman sekalian, sekaligus juga bagaimana skenario kita dalam kerangka melakukan bentuk treatment kepada masyarakat, sehingga katakan lah PMK ini kita lokalisir kemudian dapat kita kendalikan,” kata Nurdin Yana usai Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pengendalian dan Penanggulangan PMK di Harmoni, Garut, Selasa.

Baca Juga :  Jasa Raharja dan Tim Samsat Kabupaten Subang Lakukan Kegiatan Operasi Gabungan Pemeriksaan Pajak Kendaraan Bermotor

Ia menuturkan Pemkab Garut sejak awal muncul wabah PMK langsung bergerak melakukan langkah pencegahan, termasuk membentuk tim Satuan Tugas Penanganan PMK yang melibatkan sejumlah institusi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Upaya yang dilakukan Pemkab Garut, kata dia, dengan memberikan bantuan kerohiman bagi peternak yang hewan ternaknya jenis sapi maupun kambing dan domba mati akibat terjangkit PMK.

“Bantuan ini yang memang masyarakat (peternak) yang kurang mampu yang bukan untuk pengusaha,” katanya.

Ia menyampaikan Pemkab Garut pada tahap pertama sudah menyalurkan bantuan dana kerohiman sebesar Rp672 juta untuk 174 ekor jenis sapi, kambing maupun domba yang mati akibat PMK.

Baca Juga :  Setelah 10 Tahun, Manajemen dan Serikat Pekerja PLN Akhirnya Teken Perjanjian Kerja Bersama

Peternak yang mendapatkan bantuan itu, kata dia, berbeda-beda, untuk ternak sapi dewasa mendapatkan bantuan sebesar Rp5 juta, sapi usia anak mendapatkan Rp3 juta, dan domba atau kambing mendapatkan bantuan Rp1 juta.

“Kita ada yang memang untuk sapi dewasa kisarannya Rp5 juta, kemudian usia anak Rp3 juta dan untuk domba Rp1 juta, totalnya 174 ekor,” katanya.

Berita Terkait

KAI Commuter Tingkatkan Kenyamanan Pengguna Commuter Line Walahar dan Jatiluhur Dengan Operasikan Hall Baru Stasiun Cikampek
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine Di Perairan Natuna
Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep
KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan Pada Libur Akhir Pekan Dan Tahun Baru Islam 1448 H
Jumlah Pengguna Meningkat saat Libur Panjang
KAI Daop 2 Bandung Jalin Silaturahmi Bersama Komunitas Railfans, Perkuat Kolaborasi
Bea Cukai Jawa Barat Gencarkan Operasi “Maung Padjajaran”, Amankan Lebih dari 2 Juta Batang Rokok Ilegal
Jajaran Manajemen KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan KA

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:46 WIB

999 Lulusan UPI Diwisuda, Rektor Tekankan Integritas dan Jiwa Problem Solver

Sabtu, 18 April 2026 - 11:14 WIB

Parenting Class di Bandung Tekankan Peran Orang Tua dalam Membentuk Akhlak Anak Sejak Dini

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:01 WIB

Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:02 WIB

Anggaran KIP Meningkat, UPI Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Akademik dan Pembinaan Mahasiswa

Senin, 23 Februari 2026 - 14:06 WIB

UPI Perkuat Sinergi Kesehatan dan Pendidikan, Dukung Pembangunan RS Adhyaksa Lembang

Senin, 12 Januari 2026 - 19:35 WIB

UPI Bebaskan UKT sebagai Apresiasi kepada Mahasiswa Peraih Medali di SEA Games 2025 Thailand

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:26 WIB

UPI Bebaskan UKT Mahasiswi Korban Banjir Bandang Sumatera Barat 

Rabu, 26 November 2025 - 08:25 WIB

UPI Kukuhkan 451 Guru Profesional pada Pengambilan Sumpah PPG Gelombang 2 Tahun 2025 

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

Semarakan HUT ke-81 RI, KAI Commuter Hadirkan Tarif Spesial Rp8

Rabu, 12 Agu 2026 - 21:33 WIB