Ia juga menyoroti tren kepatuhan pembayaran pajak kendaraan yang meningkat, dari 39% menjadi 51%, dan kini mencapai 54%. Ia berharap dengan sinergi yang lebih kuat, tren ini terus terjaga bahkan terus meningkat.
“Harapan kami di Jasa Raharja adalah ketika kepatuhan masyarakat meningkat, maka dapat membantu upaya pencegahan kecelakaan. Karena kita tahu bahwa jumlah kendaraan meningkat, jumlah jalan bertambah 6%, serta jumlah penduduk bertambah 1,1%, ini adalah potensi kecelakaan. Namun, hari ini saya menyampaikan bahwa Jawa Timur adalah provinsi yang berhasil menurunkan jumlah kecelakaan di tahun 2024. Terima kasih, Pak Dirlantas Polda Jatim,” ujar Rivan.
Pelayanan Samsat yang Modern dan Adaptif
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam arahannya, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryo Nugroho menekankan pentingnya implementasi Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang terbagi menjadi dua poin. Poin pertama adalah sinergitas, soliditas, dan kolaborasi. Sedangkan poin kedua adalah Samsat hadir sebagai aparatur negara dan wakil pemerintah untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat.
“Saya juga mengaitkan dengan program Kapolri, salah satunya adalah transformasi pelayanan publik. Bapak Kapolri selalu menekankan untuk melayani masyarakat dengan ikhlas. Jadi jangan sampai ada masyarakat yang mau bayar pajak tapi kesulitan. Ini yang harus kita lakukan, memberi yang terbaik untuk kepentingan rakyat. Karena kita bisa seperti ini berkat pajak yang didapat dari rakyat,” tegasnya.
Lebih lanjut, Agus Suryo Nugroho menyampaikan tentang program Kepolisian Lalu Lintas yang dilaksanakan secara modern dan adaptif. Ini merupakan tugas dari Pembina Samsat untuk merumuskan agar layanan kepada masyarakat bisa berlangsung sesuai dengan yang diharapkan.
Editor : Shireni
Sumber Berita : Humas Jasa Raharja
Halaman : 1 2 3 4 Selanjutnya


















