BANDUNG – PT Industri Telekomunikasi Indonesia (Persero) (PT INTI) telah lulus dari klaster BUMN Titip Kelola setelah sukses merampungkan serangkaian perbaikan fundamental sejak tahun 2022. Keberhasilan tersebut pun dibarengi dengan bergabungnya PT INTI di Holding Operasional Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara).
“Lulusnya Perseroan dari klaster BUMN Titip Kelola merupakan hasil dari konsistensi transformasi. Posisi PT INTI dalam Danantara akan memperkuat ekosistem investasi, sekaligus menjadi momentum penting dalam meningkatkan inovasi industri nasional,” ungkap Vice President Corporate Secretary PT INTI Gema Alfarisi Deri, Selasa (10/06).
Selama menjalankan proses transformasi tersebut, Perusahaan mendapatkan atensi dan keberpihakan dari Kementerian BUMN selaku Pemegang Saham dan PT Perusahaan Pengelola Aset selaku Kuasa Pemegang Saham, sehingga Perseroan pun berhasil mencatatkan sejumlah perbaikan fundamental yang mencakup berbagai aspek, di antaranya sebagai berikut:
1. Perusahaan telah merilis Product Genuine unggulan dengan Brand INTI yang telah digunakan di sejumlah Instansi, Kementerian/Lembaga, dan Perusahaan BUMN di antaranya e-KTP Reader, Laptop INTIBook, INTICam, INTI Access Point, serta beberapa digital product unggulan yaitu INTICloud, Cyber Security System, E-KYC, dan Automated Fingerprint Identification System (AFIS).
2. Perusahaan telah melakukan Human Capital and Organization Transformation, serta cost efficiency yang berkelanjutan.
3. Restrukturisasi Keuangan melalui Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) telah diselesaikan setelah disahkannya Perjanjian Homologasi (Perdamaian) berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor 159/Pdt.Sus-PKPU/2023/PN Niaga Jkt.Pst tertanggal 25 Januari 2024. Restrukturisasi Keuangan tersebut memberikan dampak signifikan terhadap kinerja keuangan yang merupakan pencapaian positif sejak tujuh tahun terakhir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Adi
Editor : Shireni
Halaman : 1 2 Selanjutnya


















