Presiden Jokowi Tertarik Penanganan Stunting di Sumedang

- Publisher

Selasa, 27 Desember 2022 - 14:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMEDANG — Di sela-sela kunjungannya ke Kabupaten Sumedang untuk meresmikan Bendungan Sadawarna di Kecamatan Surian, Selasa (27/12), Presiden Joko Widodo berkempatan berbincang-bincang dengan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Gubernur Jawa Barat.

Salah satu bahan perbincangan ialah mengenai keberhasilan Sumedang dalam penanganan Stunting sehingga mendapatkan banyak penghargaan, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Setelah mendengar penjelasan Bupati, Presiden Jokowi pun sangat tertarik untuk mengetahui lebih lanjut tentang pola penurunan stunting di Sumedang.

“Saya didampingi Pak Gubernur mempresentasikan soal penanganan Stunting melalui Aplikasi Sistem Informasi Pencegahan Stunting Terintegrasi atau Simpati, Pak Presiden sangat tertarik,” ujarnya.

Dikatakan Bupati, Presiden Jokowi sangat mengapresiasi capaian Sumedang yang menjadi rujukan nasional dalam penurunan stunting.

“Beliau mengapresiasi dan berencana mengecek langsung dengan turun langsung ke Sumedang,” kata Bupati

Bupati menambahkan, Aplikasi Simpati  mempermudah tugas kader Posyandu di lapangan.

Baca Juga :  Jasa Raharja Bandung Bersama Mitra Terkait Adakan Sosialisasi Keselamatan dalam Berkendara di Sekolah

“Para kader Posyandu di Sumedang mendapat bantuan smartphone yang di dalamnya sudah ada aplikasi Simpati untuk memantau tumbuh kembang bayi dan Balita,” katanya.

Hal tersebut, kata Bupati, merupakan hasil kolaborasi dengan Telkomsel dan ZTE yang memberikan bantuan ribuan smartphone untuk kader Posyandu dilengkapi aplikasi Simpati.

“Dinkes bisa menganalisa dan memberikan rekomendasi dalam mengatasi stunting di tiap kecamatan dan desa. Aplikasi Simpati ini sangat membantu untuk menurunkan stunting,” ujarnya.

Berita Terkait

Libur Sekolah Tiba, Commuter Line Bandung Raya Jadi Primadona Wisatawan
Pemkot Bandung Bertekad Percepatan Penanganan Penumpukan Sampah
KDM: Pembangunan Infrastruktur Jabar Terus Digenjot Jelang Akhir 2025
Sekda Jabar: Sikap Pahlawan yang Tidak Berebut Jabatan Patut Diteladani
Gubernur Jabar : Hargai Petani sebagai Pahlawan Pangan dengan Upah yang Layak
KDM: Pemprov dan Pemda se-Jabar Lindungi 1 Juta Pekerja Informal Lewat BPJS Ketenagakerjaan
Mulai Hari Ini, ASN Jabar Terapkan WFH Setiap Kamis
Pemprov Jabar Perkuat Sinergi dengan Kejati Jabar

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 16:55 WIB

Bio Farma Sediakan 11 Bus Gratis “Mudik Aman Berbagi Harapan 2026”

Sabtu, 31 Januari 2026 - 08:04 WIB

Tingkatkan Layanan, Commuter Line Bandung Raya Diperpanjang Hingga Cicalengka Per 1 Februari 2026

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:31 WIB

KAI Daop 2 Bandung Mulai Jual Tiket Lebaran 2026, Pemesanan Dibuka H-45

Senin, 19 Januari 2026 - 11:35 WIB

Jalur Rel di Wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta Berangsur Pulih, KAI Daop 2 Bandung Lakukan Penyesuaian Operasional

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:19 WIB

Awal Tahun 2026 yang Semarak: KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Layani 1 Juta Pengguna Selama Nataru

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:18 WIB

Sambut Malam Pergantian Tahun 2026, KAI Commuter 2 Bandung Perketat Pemeriksaan Barang dan Ingatkan Jadwal Kereta Terakhir

Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:26 WIB

Antusiasme Warga Bandung Tinggi, KAI Commuter Tembus 75 Ribu Pengguna Jelang Pergantian Tahun 2026

Jumat, 26 Desember 2025 - 18:36 WIB

Nikmati Akhir Pekan Terakhir 2025, Stasiun Bandung Jadi Pilihan Utama Wisatawan dan Pemburu Oleh-oleh

Berita Terbaru