Pasar Burung Sukahaji Bandung, Surga Para Kicaumania

- Publisher

Selasa, 23 Juli 2024 - 06:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG — Pasar Burung Sukahaji Bandung merupakan salah satu destinasi yang menjadi surga bagi para pecinta burung di Kota Bandung. Pasar burung ini memiliki sejarah panjang yang melibatkan komunitas pecinta burung di Kota Kembang.

Dilansir dari berbagai sumber, pasar yang terletak di Jalan Peta ini didirikan puluhan tahun yang lalu. Dalam buku Djawa Tempo Doeloe yang ditulis Oliver Johannes Raap, pasar Burung Sukahaji Bandung menonjol karena keberagaman jenis burung yang ditawarkan.

Salah satu pecinta burung, Aji Stia Pinandita (33) menyebut, Pasar Burung Sukahaji merupakan salah satu legenda di Kota Bandung. Dirinya sejak kecil sudah diajak oleh orangtuanya untuk bermain ke pasar tersebut.

“Legend atuh Pasar Burung Sukahaji mah. Pas kecil juga saya sering jalan-jalan ke sana,” ujarnya.

Hingga saat ini, Aji masih suka berbelanja perlengkapan burung seperti kandang ataupun asesoris pelengkap lainnya.

“Seringnya beli kandang, tempat makan, minum atau beli pakan,” ujar Aji.

Ia pernah membeli burung jenis Love Bird yang saat ini masih dipelihara di rumahnya.

Baca Juga :  Program TJSL PLN berupa gerobak motor listrik terbukti menaikkan kelas UMKM

“Waktu itu saya beli Love Bird, sampai sekarang masih ada. Kebetulan anak juga suka burung,” tuturnya.

Awalnya, pasar ini hanya merupakan tempat berkumpulnya para penggemar burung untuk berbagi pengalaman dan bertukar informasi tentang perawatan burung peliharaan. Namun, seiring berjalannya waktu, pasar ini berkembang hingga menjadi pusat perdagangan.

Pasar ini pun menawarkan berbagai jenis burung dari dalam dan luar negeri. Tak hanya itu saja, di sini pengunjung akan mendapatkan pengalaman unik sampai menjual bahkan hanya sekadar menikmati keindahan burung-burung yang dipamerkan.

Penulis : Adi

Editor : Shireni

Berita Terkait

Milestone 215 Tahun Kota Bandung: Jejak Sejarah dan Identitas Kota Bandung dalam Satu Pameran
Bupati Sumedang Resmikan Gedung ‘Taj Mahal Ulama’ Di Cimanggung
Apresiasi Kesenian Wayang Golek, Erwin: Pemuda Kelurahan Manjahlega Sangat Cinta Budaya
Meneladani Jejak KH Subki Ma’mun
Tea Fest 2025: Teh rakyat unjuk gigi, tembus selera Gen Z
Laptop Merah Putih: Kolaborasi ITB, Axioo, dan Intel Menuju Kemandirian Teknologi Nasional
Film Animasi “Jumbo” Tembus 7 Juta Penonton, Menjadi Film Indonesia Terlaris ke-3 Sepanjang Masa
Tembok Mural Lodaya, Ikon Baru Bandung Selatan

Berita Terkait

Senin, 1 Desember 2025 - 17:50 WIB

Jawaban bagi Generasi Muda! Podomoro Park dan PT Shimizu Pembangunan Pratama Gandeng 6 Bank Nasional Hadirkan Hunian Terjangkau Berstandar Kelas Dunia

Rabu, 26 November 2025 - 14:53 WIB

KAI Dan KAI Commuter Lakukan Penyesuaian Jadwal Commuter Line Walahar Per 1 Desember 2025

Minggu, 16 November 2025 - 09:17 WIB

Diskon 20 Persen di Bulan November, KCIC Catat Rata-Rata Rombongan Per Hari Naik Dua Kali Lipat

Senin, 10 November 2025 - 19:21 WIB

104 Proyek Investasi di WJIS 2025 Bakal Jadi Magnet Investor Global

Minggu, 9 November 2025 - 10:37 WIB

West Java Festival 2025 Suguhkan Seni Budaya Berbasis Kearifan Lokal Sunda

Sabtu, 8 November 2025 - 08:52 WIB

Gubernur Jabar dan Dirut KAI Kolaborasi Hadirkan “Kereta Petani dan Pedagang” untuk Jawa Barat

Jumat, 7 November 2025 - 19:46 WIB

Gubernur Jabar dan Dirut KAI Bahas Modernisasi Jalur Kereta Jakarta-Bandung Target Waktu Tempuh 1,5 Jam

Jumat, 7 November 2025 - 18:41 WIB

Gubernur Jabar Dukung Optimalisasi Jalur Nambo-Citayam

Berita Terbaru

Olivia Yuliana (tengah) bersama kerabat dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Bisnis, Prof. Dr. phil. Yudi Sukmayadi, M.Pd., didampingi Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FPOK, Dr. Dian Budiana, M.Pd.,

Berita Nasional

UPI Bebaskan UKT Mahasiswi Korban Banjir Bandang Sumatera Barat 

Selasa, 2 Des 2025 - 08:26 WIB