Pakar Farmasi Unpad: Peran Apoteker penting dalam edukasi masyarakat

- Publisher

Kamis, 20 Oktober 2022 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prof. apt. Muchtaridi, PhD. (Foto: Istimewa)

Prof. apt. Muchtaridi, PhD. (Foto: Istimewa)

SUMEDANG – Munculnya kasus kematian anak-anak di Gambia yang diduga akibat reaksi kandungan dietilen glikol dan etilen glikol dalam obat paracetamol menyadarkan berbagai pihak, terutama masyarakat, untuk cermat dalam memilih dan mengonsumsi obat. Dalam hal ini, apoteker berperan penting untuk mengedukasi masyarakat.

“Di Indonesia edukasi tentang obat masih kurang. Apoteker harusnya berperan di sini,” kata Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran Prof. apt. Muchtaridi, PhD.

Ia mencontohkan, di beberapa wilayah, masih ditemukan masyarakat yang menggunakan obat untuk penggunaan yang bukan semestinya. Bahkan, ada yang menggunakan obat-obatan yang khusus untuk manusia, tetapi diberikan kepada hewan.

Contoh lainnya, masyarakat Indonesia juga masih banyak yang belum memahami mengenai warna tanda dalam kemasan obat. Padahal, tanda ini menjelaskan mengenai golongan obat, kegunaan, serta cara penggunaannya.

“Misalnya, masyarakat menganggap warna hijau itu dia obat bebas. Jadi bisa dikonsumsi dengan bebas, padahal kan bisa bahaya. Itu edukasinya yang kurang,” jelasnya.

Baca Juga :  Pemprov Jawa Barat Luncurkan SMART JABAR

Kondisi lain yang menjadi tantangan penguatan apoteker di Indonesia adalah penjualan obat-obatan yang bebas. Padahal, ada golongan obat yang harus menggunakan resep dokter. Prof. Muchtaridi mencontohkan, di negara luar, pembelian obat-obat tertentu wajib dengan resep dokter.

“Contohnya, asam mefenamat, di Malaysia itu harus dengan resep dokter. Di kita bebas beli tanpa resep, bahkan dijual bebas di marketplace,” ujarnya.

Berita Terkait

Mahasiswa Unpad Kembangkan Suplemen Cegah Stunting dari Tulang Ikan Bandeng
Jasa Raharja Jabar Sosialisasi Aplikasi JR Care Di RSU Harapan Keluarga
Perkuat Sinergi, Jasa Raharja Perwakilan Purwakarta Anjangsana Ke RS Siloam Purwakarta
Pemprov Jabar Genjot Konsumsi Daging Domba
Sekda Jabar: Cegah Stunting Dimulai dari Keluarga
Erick Thohir Konsisten Utamakan Kesehatan Mental Karyawan BUMN, Gelar Roadshow 1000 Manusia Bercerita di Jawa Barat
Sekda Herman Suryatman Apresiasi Pembersihan Sampah di Kawasan Jembatan BBS
Jasa Raharja Beri Pendampingan Penggunaan JRCare di RS Dustira

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 19:16 WIB

Guru Honorer, Jangan Khawatir UU 20/2023 Tentang Penghapusan Tenaga Honorer

Rabu, 24 Juli 2024 - 12:09 WIB

Jasa Raharja Bandung Tindak Lanjuti FKLL dan Diskusi Terkait Keselamatan di Perlintasan Sebidang Bersama Staf Khusus PT KAI

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:07 WIB

Jasa Raharja Bandung Hadir Dalam Kegiatan Rapat Rekonsiliasi Kendaraan Dinas Pemprov Jawa Barat

Selasa, 23 Juli 2024 - 15:55 WIB

Jasa Raharja Santuni Ahli Waris Kecelakaan di Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung Barat

Selasa, 23 Juli 2024 - 13:52 WIB

Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Indramayu Rakor FKLL

Selasa, 23 Juli 2024 - 11:48 WIB

Jasa Raharja Lakukan Pendampingan Tutorial Penggunaan Aplikasi JRCare Ke Rumah Sakit Umum Daerah Lembang

Selasa, 23 Juli 2024 - 08:46 WIB

Pemilihan Pelajar Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Purwakarta untuk maju di tingkat Provinsi

Senin, 22 Juli 2024 - 16:57 WIB

Jasa Raharja Santuni Ahli Waris Kecelakaan Tertemper Kereta Api Di Cicalengka

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

‘Pedar’ dan ‘Dalima’ Jadi Solusi Miskin Ekstrem di Darmaraja

Rabu, 24 Jul 2024 - 14:31 WIB