“Kolaborasi ini telah melibatkan lebih dari 25 universitas se-Asia Tenggara dalam pengembangan konektivitas internet, pelatihan sumber daya manusia, serta riset berbasis komunitas,” ujar Jun.
Sementara itu, Koordinator Smart Energy Development Plan dari IEC Prof. Dr. Masaki Umejima menyampaikan, riset terkait Cyber-Physical Security Framework (CPSF) dan Energy Aggregation Business System (ERAB) saat ini tengah dikembangkan secara regional bersama ERIA, Universitas Keio, dan jaringan lembaga pendidikan se-Asia, termasuk ITB.
“Kami berharap Kota Bandung bisa menjadi pusat sistem energi baru di Indonesia. Kolaborasi dengan ITB dan Telkom University menjadi langkah awal menuju pengembangan sistem energi yang lebih terdistribusi dan aman,” ujar Masaki.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Apun
Editor : Shireni
Halaman : 1 2


















