“Raflesia ini merupakan inovasi baru dari rumah Domus. Jadi material atap dan dinding metal pada rumah Domus dilapisi cairan BeCool dengan Color Coating Line (CCL) milik Tatalogam Group, kemudian dibentuk dan dipotong di pabrik sesuai ukuran pada desain kami hingga tidak menyisakan limbah di lokasi pembangunannya nanti. Dengan pelapisan cairan BeCool pada permukaan atap dan dinding, selain dapat menyejukkan bagian dalam rumah, dampak urban heat island akibat pantulan sinar matahari di sekitar lokasi juga bisa diminimalisir. Hal ini jika dilakukan masal dan luas, tentunya dapat membantu pemerintah dalam mengurangi gas rumah kaca (GRK) sebagai adaptive approach atau pendekatan adaptif dari hilir,” terang Stephanus.
Prodi Aristektur FPTK UPI, BeCool Indonesia dan Tatalogam Group selenggarakan Simposium Internasional Tentang Bangunan Berkelanjutan, Kota dan Komunitas : Strategi Mitigasi Perubahan Iklim Global,
Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) Universitas Pendidikan Indonesia bekerjasama dengan BeCool Indonesia serta didukung oleh Tatalogam Group menyelenggarakan simposium dan lokakarya internasional tentang Bangunan Berkelanjutan, Kota dan Komunitas (Sustainable Buildings, Cities and Communities/SBCC) Tahun 2024.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dr. Eng. Beta Paramita, S.T., M.T., yang merupakan dosen dan peneliti dari Program Studi Artsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) Universitas Pendidikan Indonesia sekaligus Founder BeCool Indonesia mengatakan, kegiatan ini merupakan media atau platform untuk berbagi ide, penelitian dan studi bagi para akademisi, praktisi, perusahaan, pemerintah, komunitas dan masyarakat dari berbagai negara di dunia untuk melakukan mitigasi dan adaptasi terhadap pemanasan dan perubahan iklim global melalui Bangunan Berkelanjutan, Kota dan Komunitas.
Penulis : Adi
Editor : Dhardiana
Halaman : 1 2 3 4 5 Selanjutnya


















