Kampung BeCool dan Rumah Reflektif Surya, Dukung Pembangunan Berkelanjutan dan Efisiensi Energi

- Publisher

Sabtu, 6 April 2024 - 04:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Raflesia ini merupakan inovasi baru dari rumah Domus. Jadi material atap dan dinding metal pada rumah Domus dilapisi cairan BeCool dengan Color Coating Line (CCL) milik Tatalogam Group, kemudian dibentuk dan dipotong di pabrik sesuai ukuran pada desain kami hingga tidak menyisakan limbah di lokasi pembangunannya nanti. Dengan pelapisan cairan BeCool pada permukaan atap dan dinding, selain dapat menyejukkan bagian dalam rumah, dampak urban heat island akibat pantulan sinar matahari di sekitar lokasi juga bisa diminimalisir. Hal ini jika dilakukan masal dan luas, tentunya dapat membantu pemerintah dalam mengurangi gas rumah kaca (GRK) sebagai adaptive approach atau pendekatan adaptif dari hilir,” terang Stephanus.

Baca Juga :  Tim Gabungan Pemprov Jabar Tutup tambang Ilegal di Cianjur

Prodi Aristektur FPTK UPI, BeCool Indonesia dan Tatalogam Group selenggarakan Simposium Internasional Tentang Bangunan Berkelanjutan, Kota dan Komunitas : Strategi Mitigasi Perubahan Iklim Global,

Program Studi Arsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) Universitas Pendidikan Indonesia bekerjasama dengan BeCool Indonesia serta didukung oleh Tatalogam Group menyelenggarakan simposium dan lokakarya internasional tentang Bangunan Berkelanjutan, Kota dan Komunitas (Sustainable Buildings, Cities and Communities/SBCC) Tahun 2024.

Dr. Eng. Beta Paramita, S.T., M.T., yang merupakan dosen dan peneliti dari Program Studi Artsitektur Fakultas Pendidikan Teknologi dan Kejuruan (FPTK) Universitas Pendidikan Indonesia sekaligus Founder BeCool Indonesia mengatakan, kegiatan ini merupakan media atau platform untuk berbagi ide, penelitian dan studi bagi para akademisi, praktisi, perusahaan, pemerintah, komunitas dan masyarakat dari berbagai negara di dunia untuk melakukan mitigasi dan adaptasi terhadap pemanasan dan perubahan iklim global melalui Bangunan Berkelanjutan, Kota dan Komunitas.

Penulis : Adi

Editor : Dhardiana

Berita Terkait

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi
PTDI dan PT NTP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Cisarua
Anggaran KIP Meningkat, UPI Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Akademik dan Pembinaan Mahasiswa
UPI Perkuat Sinergi Kesehatan dan Pendidikan, Dukung Pembangunan RS Adhyaksa Lembang
Bio Farma Sediakan 11 Bus Gratis “Mudik Aman Berbagi Harapan 2026”
UPI Bebaskan UKT sebagai Apresiasi kepada Mahasiswa Peraih Medali di SEA Games 2025 Thailand

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:07 WIB

KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:00 WIB

Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja

Senin, 23 Maret 2026 - 11:32 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Minggu, 22 Maret 2026 - 18:29 WIB

Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:41 WIB

Masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Bandung Jadi Stasiun Keberangkatan Dengan Volume Pemudik Lokal Terbanyak

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:14 WIB

PTDI Gelar Ramadan Berbagi, Ratusan Paket Sembako Disalurkan

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Kamis, 26 Mar 2026 - 17:18 WIB