Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa budaya keselamatan yang kuat merupakan fondasi utama bagi perjalanan udara yang aman dan nyaman. “Menumbuhkan budaya keselamatan penerbangan adalah tanggung jawab bersama. Dengan edukasi yang baik kepada masyarakat, safety culture dapat diterapkan secara efektif. Kolaborasi antara pemerintah, industri penerbangan, dan masyarakat menjadi kunci utama untuk menciptakan sistem keselamatan yang berkelanjutan,” ujar Denon.
Seminar ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk ahli di bidang penerbangan, pemimpin industri, perwakilan pemerintah, dan masyarakat umum. Para peserta berdiskusi dan berbagi wawasan mengenai strategi untuk meningkatkan budaya keselamatan penerbangan, termasuk memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait hak dan kewajiban pengguna jasa dalam konteks asuransi keselamatan penerbangan.
Acara ini juga menghadirkan narasumber kompeten, seperti Ketua KNKT Surjanto Tjahjono, perwakilan dari Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU) Ditjen Perhubungan Udara, perwakilan maskapai penerbangan, Ketua Asosiasi Pengguna Jasa Angkutan Penerbangan Indonesia (APJAPI) Alvin Lie, serta sejumlah mahasiswa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui agenda ini, diharapkan budaya keselamatan penerbangan dapat semakin mengakar di masyarakat, seiring dengan upaya kolaboratif untuk mewujudkan transportasi udara yang aman dan nyaman bagi semua pihak.
Editor : Shireni
Sumber Berita : Humas Jasa Raharja
Halaman : 1 2


















