Geruduk Lokasi Flyover Ciroyom, Anggota DPRD Kota Bandung Banyak Temukan Kejanggalan

- Publisher

Rabu, 13 September 2023 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan dari Tim Ahli Cagar Budaya (TACB), David Bambang Soediono mengatakan dalam pembangunan suatu kawasan itu harus memperhatikan Analisis Dampak Pusaka (Heritage Impact Assessment).

“Jangan berfikir yang terimbas hanya pos pemangaman saja, tapi kami melihatnya adalah suatu kawasan yang nantinya akan berubah karena sudah tidak utuh lagi” tegasnya.

David mengaku TACB tidak pernah diajak untuk berdiskusi terkait proyek jembatan layang Ciroyom ini, sedangkan di kawasan ini ada RPH yang merupakan Bangunan Cagar Budaya yang sarat dengan sejarah.

Hal senada juga dikatakan oleh Ketua Bandung Heritage Aji Bimarsono yang mengatakan bahwa RPH Ciroyom sudah ada sejak 1935 dan menjadi salah satu artefak modernisasi Kota Bandung pada masa pemerintahan kolonial belanda.

“RPH Ciroyom merupakan satu kawasan guna penyediaan kebutuhan proten hewani bagi masyarakat yang sudah modern pada masa itu. Hal ini bisa dilihat dari konektivitas pada Jalur Kereta Api, Bandar Udara” katanya.

“Saya khawatir proyek flyover ini akan memangkas bangunan bersejarah di RPH Ciroyom. Padahal bangunan ini sudah ada sejak lama dan merupakan salah satu bangunan modern di jamannya.” imbuhnya.

Baca Juga :  Anak Tapir Lahir di Bandung Zoo Bernama 'Gantari'

Menurut Aji, pemerintah tidak transparan dalam proyek flyover Ciroyom. Sehingga semua pihak yang seharusnya bisa memberikan masukan termasuk para ahli cagar budaya kecolongan dengan proyek jembatan layang Ciroyom ini.

“Kami harap ke depan pembangunan lebih transparan karena ini penting untuk Bandung. Jangan sampai pembangunan mengancam cagar budaya,” pungkasnya.

Penulis : Adi

Editor : Dhardiana

Berita Terkait

Awal Tahun 2026 yang Semarak: KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Layani 1 Juta Pengguna Selama Nataru
Antusiasme Warga Bandung Tinggi, KAI Commuter Tembus 75 Ribu Pengguna Jelang Pergantian Tahun 2026
Nikmati Akhir Pekan Terakhir 2025, Stasiun Bandung Jadi Pilihan Utama Wisatawan dan Pemburu Oleh-oleh
Semarak Natal 2025: KAI Commuter Bandung Layani 59.675 Ribu Pengguna, Pastikan Perjalanan Aman dan Khidmat
Jelang Natal, KAI Commuter Bandung Siap Layani Mobilitas Pengguna Menuju Pusat Ibadah dan Wisata Kota
Stasiun Bandung Menjadi Stasiun Dengan Pengguna Tertinggi Pada Angkutan Nataru 2025-2026
Optimistis Hadapi 2026, TRAVL Nilai Industri Travel Masih Punya Peluang Besar
Libur Sekolah Tiba, Commuter Line Bandung Raya Jadi Primadona Wisatawan

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:33 WIB

Tutup Posko Nataru 2025/2026, KAI Commuter Bandung Sukses Layani 1,2 Juta Pengguna dengan Tren Positif

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:19 WIB

Awal Tahun 2026 yang Semarak: KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Layani 1 Juta Pengguna Selama Nataru

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:18 WIB

Sambut Malam Pergantian Tahun 2026, KAI Commuter 2 Bandung Perketat Pemeriksaan Barang dan Ingatkan Jadwal Kereta Terakhir

Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:26 WIB

Antusiasme Warga Bandung Tinggi, KAI Commuter Tembus 75 Ribu Pengguna Jelang Pergantian Tahun 2026

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:59 WIB

Semarak Natal 2025: KAI Commuter Bandung Layani 59.675 Ribu Pengguna, Pastikan Perjalanan Aman dan Khidmat

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:47 WIB

Jelang Natal, KAI Commuter Bandung Siap Layani Mobilitas Pengguna Menuju Pusat Ibadah dan Wisata Kota

Senin, 22 Desember 2025 - 19:09 WIB

Stasiun Bandung Menjadi Stasiun Dengan Pengguna Tertinggi Pada Angkutan Nataru 2025-2026

Senin, 22 Desember 2025 - 13:01 WIB

Optimistis Hadapi 2026, TRAVL Nilai Industri Travel Masih Punya Peluang Besar

Berita Terbaru