DKPP Jabar bentuk unit respon cepat atasi penyebaran PMK

- Publisher

Senin, 7 November 2022 - 15:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi- vaksinasi pmk

ilustrasi- vaksinasi pmk

BANDUNG – Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Jawa Barat bergerak cepat
dengan membentuk Unit Respon Cepat PMK, menyusul munculnya penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak di sejumlah daerah.

Kepala DKPP Jabar M Arifin Soedjayana mengemukakan, usai Dinas Peternakan Jawa Timur melaporkan adanya kasus PMK pada Gubernur Jawa Timur, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Kabupaten/ Kota untuk mencegah dan mewaspadai adanya temuan kasus PMK serta membentuk Tim Unit Respons Cepat PMK.

“Jawa Timur melaporkan adanya hewan ternak yang terinfeksi PMK. Dari informasi tersebut, kami langsung koordinasi dengan daerah agar meningkatkan kewaspadaan, juga membentuk Tim Unit Respons Cepat PMK. Ada laporan dari Garut diduga ada kasus PMK di sana,” kata Arifin kepada wartawan di Kota Bandung.

Menurut Arifin, DKPP Jabar bersama Tim Balai Veteriner Subang langsung mengambil sampel terduga PMK di Garut. Selain di Garut, pada hari berikutnya sampel juga diambil di lokasi terduga di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Banjar.

Baca Juga :  Jasa Raharja Cabang Utama Jawa Barat melaksanakan kegiatan Jasa Raharja mengajar bersama INABA

“Sejumlah sampel terkonfirmasi 100 persen positif PMK,” ujarnya.

Arifin merinci, temuan kasus PMK positif ada di Leles, Garut sebanyak 25 ekor sapi potong, 3 ekor sapi perah dan 5 ekor domba.

Sementara di Tasikmalaya 18 sampel sapi dinyatakan positif PMK, dan 11 ekor sapi di Kota Banjar dinyatakan positif 100 persen PMK.

Pihaknya kata dia langsung mengeluarkan surat edaran pada kepala dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan di Kabupaten/ Kota Jawa Barat, untuk mewaspadai penyebaran PMK.

Berita Terkait

Guru Honorer, Jangan Khawatir UU 20/2023 Tentang Penghapusan Tenaga Honorer
Mahasiswa Unpad Kembangkan Suplemen Cegah Stunting dari Tulang Ikan Bandeng
Jasa Raharja Samsat Rancaekek Lakukan CRM Ke PT Nirwana Srikandi Utama
Jasa Raharja Bandung Tindak Lanjuti FKLL dan Diskusi Terkait Keselamatan di Perlintasan Sebidang Bersama Staf Khusus PT KAI
Jasa Raharja Jabar Sosialisasi Aplikasi JR Care Di RSU Harapan Keluarga
Jasa Raharja Bandung Hadir Dalam Kegiatan Rapat Rekonsiliasi Kendaraan Dinas Pemprov Jawa Barat
Jasa Raharja Santuni Ahli Waris Kecelakaan di Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung Barat
Perkuat Sinergi, Jasa Raharja Perwakilan Purwakarta Anjangsana Ke RS Siloam Purwakarta

Berita Terkait

Rabu, 24 Juli 2024 - 19:16 WIB

Guru Honorer, Jangan Khawatir UU 20/2023 Tentang Penghapusan Tenaga Honorer

Rabu, 24 Juli 2024 - 12:09 WIB

Jasa Raharja Bandung Tindak Lanjuti FKLL dan Diskusi Terkait Keselamatan di Perlintasan Sebidang Bersama Staf Khusus PT KAI

Selasa, 23 Juli 2024 - 16:07 WIB

Jasa Raharja Bandung Hadir Dalam Kegiatan Rapat Rekonsiliasi Kendaraan Dinas Pemprov Jawa Barat

Selasa, 23 Juli 2024 - 15:55 WIB

Jasa Raharja Santuni Ahli Waris Kecelakaan di Kecamatan Margaasih Kabupaten Bandung Barat

Selasa, 23 Juli 2024 - 13:52 WIB

Tekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Indramayu Rakor FKLL

Selasa, 23 Juli 2024 - 11:48 WIB

Jasa Raharja Lakukan Pendampingan Tutorial Penggunaan Aplikasi JRCare Ke Rumah Sakit Umum Daerah Lembang

Selasa, 23 Juli 2024 - 08:46 WIB

Pemilihan Pelajar Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Kabupaten Purwakarta untuk maju di tingkat Provinsi

Senin, 22 Juli 2024 - 16:57 WIB

Jasa Raharja Santuni Ahli Waris Kecelakaan Tertemper Kereta Api Di Cicalengka

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

‘Pedar’ dan ‘Dalima’ Jadi Solusi Miskin Ekstrem di Darmaraja

Rabu, 24 Jul 2024 - 14:31 WIB