Bawaslu Jabar antisipasi ujaran kebencian dan hoaks di Tahun Politik 2024

- Publisher

Selasa, 18 Oktober 2022 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kordiv pPncegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jabar Zaki Hilmi sosialisasi pengawasan siber pada Pemilu 2024 di Hotel Papandayan, Bandung, Selasa (18/10).

Kordiv pPncegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Jabar Zaki Hilmi sosialisasi pengawasan siber pada Pemilu 2024 di Hotel Papandayan, Bandung, Selasa (18/10).

BANDUNG — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Jabar terus berupaya mengantisipasi potensi kecurangan maupun ujaran kebencian dalam Pemilu terutama pada tahapan kampanye. Apalagi, metode kampanye saat ini mulai merambah ke media siber terutama media sosial.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyakarat (P2M) Bawaslu Jabar, Zaki Hilmi menerangkan, potensi pelanggaran dapat dilihat dari dua hal yakni pelanggaran administratif dan pidana. Kedua hal itu pun dapat mengenai peserta Pemilu yang resmi maupun masyarakat umum.

Zaki mengaku memiliki pengalaman terkait hal tersebut seperti peristiwa emak-emak yang viral belum lama ini. Walaupun dari segi hukum pidana telah ditangani oleh kepolisan unit khusus ciber crime atau kejahatan siber.

“Jadi dalam konteks pelanggaran ini karena tren penggunaan media sosial semakin kuat maka kampanye banyak akan dilakukan lebih menggunakan media sebagai ajang kampanye yang efektif,” kata Zaki dalam Kegiatan Sosialisasi Pengawasan Siber dalam Pengawas Pemilu 2024 di Hotel Papandayan, Kota Bandung, Selasa (18/10).

Bawaslu Jabar tak menampik bahwa pihaknya saat ini memiliki keterbatasan dalam hal informasi teknologi terutama untuk menulusuri akun-akun media sosial (medsos) yang bersifat anonim.

Baca Juga :  Pemkot Bandung Janjikan Bonus untuk Atlet Poprov Jabar XIV/2022 Berprestasi

Oleh karena itu, Bawaslu RI akan berkoordinasi kerja sama dengan media platform yang sudah ada seperti instagram, facebook, dan lainnya agar pelanggaran kampanye di media sosial dapat diantisipasi.

“Kita menyadari betul hambatan ruang kebebasan ekspresi dalam konteks penyelenggaraan Pemilu dengan konteks penggunaan medsos beda tipis. Misalkan peserta pemilu belum ada tapi sudah ada pandangan atau stigma negatif terhadap orang yang baru menjadi bakal calon,” ucapnya.

Berita Terkait

Tim Pembina Samsat Kota Cimahi Kembali Kunjungi Perusahaan dan Badan Usaha di wilayah kota Cimahi
Kurang dari 6 Jam Jasa Raharja Jawa Barat Serahkan Santunan Kepada Ahli Waris Korban Laka Lantas di Tol Cisumdawu
Kepala PT Jasa Raharja Cabang Utama Jawa BaratHadiri Rakor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan
Antisipasi Arus Libur Idhul Adha 2024, Jasa Raharja Jawa Barat Dan Satlantas Polresta Bandung Gelar Rapat FKLL
Jasa Raharja Turut Serta Dalam Kegiatan Kampung Tertib Lalu Lintas di Kabupaten Bandung Barat
Jasa Raharja Bogor Sosialisasi Bulan Sadar Pajak Bersama Dengan Tim Pembina Samsat P3D Wilayah Cinere
Jasa Raharja Melakukan Kunjungan ke RS Kharisma Cimareme Kabupaten Bandung Barat
PT Jasa Raharja Berpartisipasi dalam Monitoring dan Pengawasan Angkutan Pariwisata di Taman Safari

Berita Terkait

Sabtu, 8 Juni 2024 - 19:26 WIB

Ciremai Fest 2024: Gerakkan Pariwisata dan Perkuat Pelestarian Gunung Ciremai

Jumat, 7 Juni 2024 - 13:51 WIB

Jawa Barat Targetkan Kunjungan Wisatawan Tahun 2024 Tembus 100 Juta

Sabtu, 25 Mei 2024 - 09:35 WIB

Bey Machmudin Ajak Pesepeda Di Cycling De Jabar 2024 Jadi Agen Pariwisata Jabar

Kamis, 23 Mei 2024 - 12:01 WIB

CYCLING DE JABAR 2024, Jawa Barat Miliki 42 Titik “Sport Tourism”

Sabtu, 11 Mei 2024 - 06:38 WIB

Pendopo Kota Bandung Jadi Destinasi Wisata, Pengunjung dilarang membawa makanan

Jumat, 10 Mei 2024 - 15:49 WIB

21 Ribu Penumpang Whoosh Manfaatkan Promo Boarding Pass untuk Gratis Masuk Dan Diskon Ke Berbagai Tujuan Wisata

Sabtu, 4 Mei 2024 - 13:20 WIB

Pemprov Jabar Dorong Ekonomi Kreatif Melalui Smiling West Java Academy

Jumat, 3 Mei 2024 - 11:56 WIB

Dibuka untuk Umum Setiap Sabtu-Minggu, Gedung Pakuan Jadi Destinasi Wisata Edukasi Sejarah

Berita Terbaru