Tujuannya pengusungan tema itu untuk menuntun pembangunan pariwisata dan kebudayaan Jawa Barat agar tetap mengakar pada kearifan lokal. Semangat tersebut menjadi ajakan untuk bersama-sama membentuk masa depan Jawa Barat yang berkelanjutan.
WJF sebelumnya telah dilaksanakan sebanyak tiga kali pada 2019, 2023, dan 2024 di Gedung Sate, Bandung. Pada 2020-2022, penyelenggaraan WJF terhenti karena pandemi Covid-19.
Tahun ini, WJF diselenggarakan di Kiara Artha Park Kota Bandung, 8 dan 9 November 2025.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi hadir dalam WJF 2025 bersama sejumlah kepala derah, termasuk Wali Kota Bandung M. Farhan, Minggu (9/11/2025).
Menurut Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, pesan utama WJF 2025 berfokus pada tiga pilar yakni ekonomi harus tumbuh, rakyat harus kreatif, dan setiap orang harus mau bekerja.
“Pesannya adalah ekonomi harus tumbuh, rakyat harus kreatif dan yang paling utama adalah setiap orang harus mau bekerja apapun pekerjaan itu tanpa harus bicara persoalan pekerjaannya apa,” ujarnya disela meninjau _tenant_ UMKM di acara pembukaan WJF.
Wali Kota Bandung M. Farhan menambahkan, WJF merupakan festival yang menunjukan keberagaman dan inklusifitas budaya di seluruh jabar.
“Saya berharap WJF menjadi motivasi dan pemicu lahirnya ide luar biasa dalam memajukan pariwisata berbasis budaya di Jabar,” tuturnya.
Penulis : Adi
Editor : Shireni
Halaman : 1 2

















