Sora Wanodja Nusantara dirancang untuk menjadi agenda tahunan, memperluas dampaknya dalam pelestarian budaya sekaligus pemberdayaan perempuan melalui seni.
“Jangan pernah berpisah ya, ibu-ibu. Kita terus bertahan, solid, dan setia pada semangat awal kita memulai Sora Wanodja ini,” ucapnya.
Masih dalam suasana Hari Kartini, Teh Aya pun memberikan pesan kepada para hadirin yang hadir.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jangan berhenti belajar, berkarya, dan menjadi inspirasi bagi sesama perempuan,” ungkapnya.
Selain kolaborasi musik, acara ini juga menampilkan segmen “Selayang Pandang Tenun Jawa Barat” serta peragaan busana dari Tenun Rio dan Tenun Evi.
Ketua pelaksana, Novianty Kasoem menyebut acara ini sebagai langkah membangun sinergi antara pemerintah daerah, pelaku industri tekstil tenun, UMKM, desainer, serta sponsor dalam mendukung promosi produk unggulan daerah, khususnya produk-produk dari Jawa Barat.
“Tujuan kami bukan cuma tampil, tapi membangun jejaring yang kuat untuk mempromosikan produk unggulan Jawa Barat melalui pendekatan budaya,” ungkap Novi.
Sebagai informasi, kegiatan ini dihadiri pula oleh Ketua Bidang 1 TP PKK Kota Bandung, Fitriana Dewi Erwin dan Ketua DWP Kota Bandung, Dewi Pertiwi Zulkarnain.
Penulis : Adi
Editor : Shireni
Halaman : 1 2


















