“Kabupaten Bogor punya potensi meraih _ranking_ yang lebih baik lagi. Paling tidak di Jabar ini Kabupaten Bogor bisa menyodok di lima besar. Itu sangat mungkin karena sistem ini sekarang sedang dijalankan, sehingga bisa loncat ke papan atas,” ujarnya.
Setiawan menuturkan pula, untuk tenaga honorer yang bekerja di lingkungan Pemda Kabupaten Bogor tak akan mempengaruhi penilaian kinerja karena tenaga honorer merupakan penunjang pekerjaan ASN, sehingga tidak dapat diukur dengan sistem yang diperuntukan bagi ASN.
“Kita harus memaksimalkan ASN dulu supaya tahu, bahwa mereka statusnya seperti apa saat ini,” ucapnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sedangkan tenaga honorer adalah penunjang karena mereka tidak menduduki jabatan. Kurang lebih begitu,” jelas Setiawan.
Halaman : 1 2


















