Kontribusi Jawa Barat periode Triwulan III 2025 untuk PMA mencapai 16,7 persen dari total investasi asing nasional, menempatkannya di posisi teratas dibanding provinsi lain.
Investasi asing di Jawa Barat terutama berasal dari Jepang, Singapura, dan Honkong, dengan fokus pada sektor industri pengolahan, informasi dan komunikasi, perdagangan serta _real estate_.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani menyebutkan total realisasi investasi kuartal III secara nasional mencapai Rp491,4 triliun.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jawa Barat menjadi lokasi paling tinggi untuk realisasi investasi pada kuartal III 2025,” ujarnya di Jakarta.
DKI Jakarta berada di posisi kedua, disusul Sulawesi Tengah, Banten, dan Jawa Timur di urutan lima besar.
Rosan menambahkan, bila dibandingkan per kuartal, capaian investasi pada kuartal III 2025 terpantau tinggi dibanding kuartal I dan II 2025. Dua kuartal sebelumnya hanya mencatat realisasi investasi masing-masing sebesar Rp 465,2 triliun dan Rp 477,7 triliun. Sedangkan untuk capaian sepanjang Januari hingga September tercatat dengan total Rp 1.434,3 triliun.
Penulis : Adi
Editor : Shireni
Halaman : 1 2


















