PMCI Ajak Korban Koperasi Cipaganti Bergabung, Supaya Putusan MA Segera Terlaksana

- Publisher

Senin, 22 Mei 2023 - 16:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG Tiga ribu anggota Perkumpulan Mitra Cipaganti Indonesia (PMCI) mengajak korban lain dari Koperasi Cipaganti untuk segera bergabung, supaya putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 647 Tahun 2020 segera terlaksana. Mengingat masih ada sekitar 5.700 korban lagi yang belum bergabung, dari total keseluruhan 8.700 korban investasi Koperasi Cipaganti.

Ketua Legal Drafting PMCI Syarifudin mengatakan, sampai saat ini belum ada pengumuman dari Kejati maupun Kejari, akan jadwal lelang aset Koperasi Cipaganti. Padahal MA telah menetapkannya pada 2020 silam. Ini terjadi karena para korban belum berada dalam satu wadah asosiasi, sehingga menyulitkan proses lelang.

Baca Juga :  Tekan Kelambatan Perjalanan Commuter Line, Petugas Terus Lakukan Upaya Normalisasi Lintas Haurpugur - Rancaekek

Maka dari itu dia mengajak korban lain yang tersebar di seluruh Indonesia untuk bergabung dibawah naungan PMCI, agar putusan MA dapat segera terealisasi. Sehingga aset Koperasi Cipaganti bisa segera dilelang dan para korban dapat menerima kompensasi kerugian, dari hasil penjualan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari delapan asosiasi korban Cipaganti, sudah enam asosiasi yang sudah gabung di PMCI. Kami harap sisanya, para korban yang tersebar di seluruh Indonesia dapat bergabung sehingga putusan yang telah ditetapkan oleh MA, agar aset Cipaganti segera dilelang dan hasilnya dibagikan kepada para korban. Sebab sekarang sudah berjalan tiga tahun, tapi belum ada kepastian,” ujar Syarifudin dalam konperensi pers di Pasteur, Kota Bandung, Senin (22/5/2023).

Baca Juga :  Luncurkan Angkutan Antarmoda BIJB Kertajati, Bey: 16 Ribu Tiket Gratis Disediakan

Dia menambahkan, total kerugian yang dialami 8.700 korban berkisar Rp3,2 triliun. Kendati nilai aset ditaksir nilainya hanya sekitar Rp1 triliun, dia berharap angka tersebut dapat mengobati sedikit kerugian para korban.

Penulis : Mahira Dzikra

Editor : Maura Dzakiya

Berita Terkait

KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026
Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta
Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu
KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran
Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang
Masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Bandung Jadi Stasiun Keberangkatan Dengan Volume Pemudik Lokal Terbanyak

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:07 WIB

KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:00 WIB

Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja

Senin, 23 Maret 2026 - 11:32 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:41 WIB

Masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Bandung Jadi Stasiun Keberangkatan Dengan Volume Pemudik Lokal Terbanyak

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:14 WIB

PTDI Gelar Ramadan Berbagi, Ratusan Paket Sembako Disalurkan

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Kamis, 26 Mar 2026 - 17:18 WIB