PALA Nusantara, Kisah Kekayaan Budaya Nusantara dalam Sebuah Jam Tangan

- Publisher

Sabtu, 25 Februari 2023 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG — Sejatinya jam tangan tak hanya digunakan sebagai alat penunjuk waktu, melainkan juga penunjang gaya hidup layaknya barang fesyen lain. Karena fesyen adalah pernyataan, jam tangan mesti sarat nilai dan pesan.

Seperti halnya yang ditegaskan oleh PALA Nusantara, sebuah merk jam tangan lokal asal Bandung, Jawa Barat, yang berdiri sejak Desember 2017.

CEO PALA Nusantara, Ilham Pinastiko mengatakan, baginya jam tangan bukanlah alat penunjuk waktu biasa. Oleh karenanya, ada kisah kearifan lokal yang dibubuhkan lewat desain yang menarik.

Ide awal ini muncul saat Ilham Pinastiko melakukan perjalanan ke beberapa pulau di Indonesia pada 2015. Dalam perjalanannya, Ilham mendapatkan berbagai cerita daerah yang akhirnya ia tuangkan dalam PALA Nusantara.

Asal mula nama PALA Nusantara terinspirasi dari nama buah pala di Maluku. Buah pala ini banyak diburu oleh bangsa Eropa pada ratusan tahun yang lalu.

“Saya ingin produk ini memang bisa global seperti buah pala yang ada di Maluku. Itu bisa dikenal dengan baik di Internasional,” kata Ilham.

Baca Juga :  Digitalisasi Layanan Transportasi di Jabar

Keunggulan PALA Nusantara bisa dilihat dari narasi yang disampaikan melalui jam tangan. Di setiap produknya memiliki narasi nusantara tentang kultur dan semua lifestyle anak urban sekarang.

“Tujuannya kita ingin menjadikan user atau pelanggan menjadi dalang-dalang muda untuk bersentuhan dengan nusantara,” kata Ilham.

Keunggulan produk PALA Nusantara bisa dilihat dari perpaduan materialnya, ada yang reguler dari kayu, kuningan, tembaga dan produk upcycle dari limbah.

Berita Terkait

Bio Farma Sediakan 11 Bus Gratis “Mudik Aman Berbagi Harapan 2026”
Tingkatkan Layanan, Commuter Line Bandung Raya Diperpanjang Hingga Cicalengka Per 1 Februari 2026
KAI Daop 2 Bandung Mulai Jual Tiket Lebaran 2026, Pemesanan Dibuka H-45
Jalur Rel di Wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta Berangsur Pulih, KAI Daop 2 Bandung Lakukan Penyesuaian Operasional
Tutup Posko Nataru 2025/2026, KAI Commuter Bandung Sukses Layani 1,2 Juta Pengguna dengan Tren Positif
Awal Tahun 2026 yang Semarak: KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Layani 1 Juta Pengguna Selama Nataru
Sambut Malam Pergantian Tahun 2026, KAI Commuter 2 Bandung Perketat Pemeriksaan Barang dan Ingatkan Jadwal Kereta Terakhir
Antusiasme Warga Bandung Tinggi, KAI Commuter Tembus 75 Ribu Pengguna Jelang Pergantian Tahun 2026

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 16:55 WIB

Bio Farma Sediakan 11 Bus Gratis “Mudik Aman Berbagi Harapan 2026”

Sabtu, 31 Januari 2026 - 08:04 WIB

Tingkatkan Layanan, Commuter Line Bandung Raya Diperpanjang Hingga Cicalengka Per 1 Februari 2026

Jumat, 23 Januari 2026 - 16:31 WIB

KAI Daop 2 Bandung Mulai Jual Tiket Lebaran 2026, Pemesanan Dibuka H-45

Senin, 19 Januari 2026 - 11:35 WIB

Jalur Rel di Wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta Berangsur Pulih, KAI Daop 2 Bandung Lakukan Penyesuaian Operasional

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:19 WIB

Awal Tahun 2026 yang Semarak: KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Layani 1 Juta Pengguna Selama Nataru

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:18 WIB

Sambut Malam Pergantian Tahun 2026, KAI Commuter 2 Bandung Perketat Pemeriksaan Barang dan Ingatkan Jadwal Kereta Terakhir

Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:26 WIB

Antusiasme Warga Bandung Tinggi, KAI Commuter Tembus 75 Ribu Pengguna Jelang Pergantian Tahun 2026

Jumat, 26 Desember 2025 - 18:36 WIB

Nikmati Akhir Pekan Terakhir 2025, Stasiun Bandung Jadi Pilihan Utama Wisatawan dan Pemburu Oleh-oleh

Berita Terbaru