Gempa Guncang Sukabumi, BPBD Jabar Intens Koordinasi dengan BPBD Sukabumi

- Publisher

Minggu, 1 Oktober 2023 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG — Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,4 mengguncang Sukabumi, Minggu (1/10/2023).

Berdasarkan informasi PUSDALOPS Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), pusat gempa bumi berada di darat dan gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat langsung berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Sukabumi dan Camat Cisolok Kabupaten Sukabumi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Pelaksana Harian BPBD Jabar Dani Ramdan melaporkan, berdasarkan koordinasi dan komunikasi yang sudah dilakukan, belum ada laporan kerusakan yang signifikan.

Baca Juga :  RSUD Bandung Kiwari Layani Operasi 105 Pasien Katarak Gratis

“BPBD Jabar akan terus berkoordinasi dan melakukan asesmen dengan BPBD setempat. Sejauh ini, berdasarkan hasil komunikasi, belum ada kerusakan yang signifikan,” ucap Dani.

Sesuai rekomendasi BMKG, kata Dani, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Supaya terhindar dari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa, masyarakat diimbau untuk memeriksa dan memastikan bangunan tempat tinggal cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum kembali ke dalam rumah,” ucap Dani.

Baca Juga :  Gelorakan Budaya Keselamatan Berlalu Lintas di Lingkungan Sekolah, Jasa Raharja Kanwil Jawa Barat Libatkan Tenaga Pengajar Melalui Program PPKL di SMA 1 Soreang

Berdasarkan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa dirasakan di Kota Sukabumi dengan skala intensitas IV MMI, Sawarna, Pelabuhan Ratu, Soreang, Cianjur, dan Cipanas, dengan skala intensitas III MMI, Cibadak dan Bandung dengan skala intensitas II-III MMI, dan Bogor serta Lebak dengan skala intensitas II MMI.

Penulis : Adi

Editor : Dhardiana

Berita Terkait

Libur Sekolah Tiba, Commuter Line Bandung Raya Jadi Primadona Wisatawan
Pemkot Bandung Bertekad Percepatan Penanganan Penumpukan Sampah
KDM: Pembangunan Infrastruktur Jabar Terus Digenjot Jelang Akhir 2025
Sekda Jabar: Sikap Pahlawan yang Tidak Berebut Jabatan Patut Diteladani
Gubernur Jabar : Hargai Petani sebagai Pahlawan Pangan dengan Upah yang Layak
KDM: Pemprov dan Pemda se-Jabar Lindungi 1 Juta Pekerja Informal Lewat BPJS Ketenagakerjaan
Mulai Hari Ini, ASN Jabar Terapkan WFH Setiap Kamis
Pemprov Jabar Perkuat Sinergi dengan Kejati Jabar

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:33 WIB

Tutup Posko Nataru 2025/2026, KAI Commuter Bandung Sukses Layani 1,2 Juta Pengguna dengan Tren Positif

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:19 WIB

Awal Tahun 2026 yang Semarak: KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Layani 1 Juta Pengguna Selama Nataru

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:18 WIB

Sambut Malam Pergantian Tahun 2026, KAI Commuter 2 Bandung Perketat Pemeriksaan Barang dan Ingatkan Jadwal Kereta Terakhir

Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:26 WIB

Antusiasme Warga Bandung Tinggi, KAI Commuter Tembus 75 Ribu Pengguna Jelang Pergantian Tahun 2026

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:59 WIB

Semarak Natal 2025: KAI Commuter Bandung Layani 59.675 Ribu Pengguna, Pastikan Perjalanan Aman dan Khidmat

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:47 WIB

Jelang Natal, KAI Commuter Bandung Siap Layani Mobilitas Pengguna Menuju Pusat Ibadah dan Wisata Kota

Senin, 22 Desember 2025 - 19:09 WIB

Stasiun Bandung Menjadi Stasiun Dengan Pengguna Tertinggi Pada Angkutan Nataru 2025-2026

Senin, 22 Desember 2025 - 13:01 WIB

Optimistis Hadapi 2026, TRAVL Nilai Industri Travel Masih Punya Peluang Besar

Berita Terbaru