Daging di Pasar Tradisional stabli setelah PMK terkendali

- Publisher

Kamis, 1 Desember 2022 - 06:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi-Istimewa

Ilustrasi-Istimewa

BANDUNG – Harga daging sapi di pasar tradisional terpantau stabil pada perdagangan Senin (19/9) siang. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) pukul 12.10 WIB, rata-rata harga daging sapi terpantau tak beranjak dari Rp134.000/kg. Tak berubah sejak pergerakan akhir pekan lalu. Secara rinci, harga daging sapi kualitas 1 naik Rp150/kg atau 0,11% menjadi Rp137.750/kg dari Rp137.600/kg.

Sementara, harga daging sapi kualitas 2 turun Rp300/kg atau 0,23% dari Rp128.200/kg menjadi Rp127.900/kg.   Berdasarkan wilayahnya, harga daging sapi paling mahal berada di Kalimantan Tengah mencapai Rp153.450/kg. Harga daging sapi terendah berada di Nusa Tenggara Timur senilai Rp106.250/kg.

Baca Juga :  Terima Hibah Mesin Kupas Kopi, Produksi Kopi UMKM Binaan Pertamina Meningkat

Di DKI Jakarta, harga daging sapi diperdagangkan senilai Rp145.850/kg, tertinggi keempat di antara seluruh wilayah. Harga daging sapi yang stabil terjadi di tengah wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang kian stabil. Di Provinis Jawa Barat misalnya, kasus PMK mulai terkendali setelah menjangkiti puluhan ribu hewan ternak. Persentase hewan yang sembuh sudah mencapai 80%. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jabar M. Arifin Soedjayana sebelumnya mengungkapkan bahwa sejak 9 Mei 2022, sekitar 50.000 hewan ternak di Jabar terinfeksi PMK.

Dari jumlah itu, sekitar 36.000 hewan dinyatakan sembuh, sekitar 10.000 hewan mati dan dipotong bersyarat, serta sekitar 4.000 hewan masih terinfeksi PMK. Meskipun demikian, Pemda Provinsi Jabar tetap tidak mengendurkan penanganan. Pengawasan lalu lintas hewan ternak antardaerah di Provinsi Jabar tetap intens diperkuat. Pemda Provinsi Jabar pun sudah mengeluarkan surat edaran tentang standar operasional prosedur lalu lintas hewan ternak. Adapun terkait vaksin hewan ternak saat ini, jumlah vaksin PMK yang sudah disuntikan tercatat mencapai 170.000 dosis.

Berita Terkait

KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026
Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta
Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja
KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Penumpang Commuter Line Lokal Bandung Lebaran 2026 Tumbuh 6% Dibanding Tahun Lalu
KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran
Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang
Masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Bandung Jadi Stasiun Keberangkatan Dengan Volume Pemudik Lokal Terbanyak
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:07 WIB

KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:00 WIB

Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja

Senin, 23 Maret 2026 - 11:32 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:41 WIB

Masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Bandung Jadi Stasiun Keberangkatan Dengan Volume Pemudik Lokal Terbanyak

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:14 WIB

PTDI Gelar Ramadan Berbagi, Ratusan Paket Sembako Disalurkan

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Kamis, 26 Mar 2026 - 17:18 WIB