Asyik Pemerintah Gratiskan KCJB Selama 90 Hari, Dimulai 18 Agustus 2023 Nanti

- Publisher

Kamis, 22 Juni 2023 - 19:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membeberkan, sesuai instruksi Presiden Joko Widodo. Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) dapat dinikmati oleh masyarakat secara gratis selama 90 hari, terhitung sejak 18 Agustus 2023 mendatang.

Maka dari itu, dia menghimbau kepada masyarakat untuk siap-siap melakukan ticket war atau perang tiket, guna mendapat kesempatan tersebut. Sebab, daya tampung dalam satu kali keberangkatan hanya sekitar 600 penumpang.

“Alhamdulillah tadi saya mengetes, 354 kilometer perjam. Jadi 20 menit ke Padalarang. Rasanya kayak masuk ke toilet, keluar sudah sampai. Dari 18 Agustus, selama 90 hari kereta api cepat akan digratiskan kepada warga. Silakan daftar nanti ada pendaftaran secara online, karena kapasitas per set kereta sekitar 600 penumpang. Siapa yang ingin, tidak bayar. Tiket war untuk mencoba kereta api cepat tanpa bayar atas arahan pak presiden. Sehingga semua bisa merasakan manfaat dan tadi dirapatkan,” ujar Emil di Gedung Pakuan, Kamis 22 Juni 2023.

Emil menambahkan, pasca tuntasnya proyek ini. Pemerintah pusat tengah melakukan kajian untuk melanjutkan kereta cepat tahap dua, dari Bandung menuju Surabaya, Jawa Timur. Dia optimistis, proyek lanjutan ini akan berjalan lebih sederhana dan diyakini cepat dirampungkan.

Baca Juga :  Digitalisasi Layanan Transportasi di Jabar

“Sudah mulai kajian tahap dua, dari Bandung ke Kertajati, Yogyakarta, Solo sampai Surabaya. Dengan tekonologi sama. Saya yakini kereta api cepat tahap dua jauh lebih murah dan lebih sedikit dinamika,” ucapnya.

Sementara terkait sensasi naik KCJB, dia mengaku sulit menjelaskan secara bahasa. Namun yang pasti kata Emil, kecanggihan teknologi membuat perjalanan terasa nyaman dan cepat. Terlebih yang Indonesia miliki saat ini dinilainya memiliki teknologi lebih maju, ketimbang negara lain.

Penulis : Ton

Editor : Maura Dzakiya

Berita Terkait

KAI Commuter Tingkatkan Kenyamanan Pengguna Commuter Line Walahar dan Jatiluhur Dengan Operasikan Hall Baru Stasiun Cikampek
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine Di Perairan Natuna
Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Perairan Sumenep
Mengantarkan Impian ke Tanah Suci, Adira Finance Umumkan Pemenang UMRAH untuk Sahabat 2026
Tembus 10 Juta Penumpang, KAI Commuter Wilayah Bandung Torehkan Rapor Positif di Semester I-2026
KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan Pada Libur Akhir Pekan Dan Tahun Baru Islam 1448 H
Trisakti Fest Padukan Semangat Soekarno, Piala Dunia, dan Kebangkitan UMKM
KAI Commuter beri sanksi perokok di KA Lokal Garut-Padalarang

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:38 WIB

Rektor UPI Tegaskan ProBidik Bukan Pengganti Guru Honorer

Sabtu, 18 April 2026 - 11:14 WIB

Parenting Class di Bandung Tekankan Peran Orang Tua dalam Membentuk Akhlak Anak Sejak Dini

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:01 WIB

Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi

Selasa, 24 Februari 2026 - 10:02 WIB

Anggaran KIP Meningkat, UPI Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Layanan Akademik dan Pembinaan Mahasiswa

Senin, 23 Februari 2026 - 14:06 WIB

UPI Perkuat Sinergi Kesehatan dan Pendidikan, Dukung Pembangunan RS Adhyaksa Lembang

Senin, 12 Januari 2026 - 19:35 WIB

UPI Bebaskan UKT sebagai Apresiasi kepada Mahasiswa Peraih Medali di SEA Games 2025 Thailand

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:26 WIB

UPI Bebaskan UKT Mahasiswi Korban Banjir Bandang Sumatera Barat 

Rabu, 26 November 2025 - 08:25 WIB

UPI Kukuhkan 451 Guru Profesional pada Pengambilan Sumpah PPG Gelombang 2 Tahun 2025 

Berita Terbaru

Rektor UPI Didi Sukyadi di Acara Wisuda Gelombang III Tahun 2026 di Kampus UPI Bandung, Selasa (21/7).

Pendidikan

Rektor UPI Tegaskan ProBidik Bukan Pengganti Guru Honorer

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:38 WIB