KAB. BANDUNG – Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan Muhamad Mardiono turun langsung ke sawah untuk menyerap aspirasi petani saat menghadiri panen raya di Desa Tegal Luar, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Minggu (11/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Mardiono berdialog dengan kelompok tani dan para petani untuk mendengar langsung berbagai kebutuhan, persoalan, serta kendala yang mereka hadapi dalam menjalankan aktivitas pertanian.
Tak hanya mendengar aspirasi, Mardiono juga menyerahkan bantuan traktor kepada kelompok tani sebagai dukungan terhadap kegiatan pertanian dan peningatan produktivitas petani.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Senang saya dapat berjumpa langsung dengan para pelaku di lapangan, di sawah-sawah. Tadi sudah disampaikan pesan-pesan yang saya catat, baik dari kelompok tani maupun para petani,” ujar Mardiono.
Menurutnya, turun langsung ke lapangan merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar berbagai persoalan dan hambatan yang dihadapi petani dapat didengar secara langsung oleh pemerintah.
“Bapak Presiden menginginkan apa yang menjadi kesulitan dan hambatan, termasuk suara-suara yang disuarakan petani, bisa langsung didengar Bapak Presiden,” katanya.
Mardiono mengatakan, pemerintah juga perlu memastikan program-program ketahanan pangan dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat. Hal ini penting agar tidak terjadi kesenjangan informasi antara kebijakan pemerintah dan kondisi yang dirasakan masyarakat di lapangan.
Dia menilai komunikasi langsung semakin penting di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial. Menurutnya, media sosial dapat menjadi sarana penyampaian informasi yang positif, namun juga dapat menjadi ruang penyebaran hoaks.
Penulis : Adi
Editor : Shireni
Halaman : 1 2 Selanjutnya


















