IPC TPK gandeng KPK dan KP3 cegah korupsi serta gratifikasi

- Publisher

Jumat, 7 Oktober 2022 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – PT IPC Terminal Petikemas/IPC TPK menggandeng KPK dan KP3 untuk galakan aksi pencegahan korupsi dan gratifikasi di pelabuhan. Melalui Talkshow Mengenal Korupsi dan Gratifikasi yang diselenggarakan secara daring dan luring, acara ini menghadirkan narasumber intisusi penegak hukum. Dihadiri oleh ratusan pegawai operasional IPC TPK, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong semangat pelabuhan bersih dan pelayanan optimal bebas korupsi dan gratifikasi.

 “Ini adalah salah satu upaya kami (IPC TPK) dalam pencegahan korupsi. IPC TPK juga telah menerapkan Sistem Management Anti Penyuapan (SMAP) ISO 37001:2016. Tentunya kita ingin mewujudkan lingkungan kerja IPC TPK yang profesional dan berintegritas agar dapat memberikan layanan optimal kepada pelanggan.” ujar Direktur Keuangan & SDM IPC TPK Yanuar Evyanto dalam sambutannya.

Baca Juga :  Pengamat Politik Ini Prediksi Ridwan Kamil Bakal Kesulitan Genjot Suara Golkar di Pemilu 2024

Bertempat di Museum Maritim Pelabuhan Tanjung Priok, 144 (seratus empat puluh empat) pegawai operasional dari seluruh area kerja IPC TPK mengikuti kegiatan dengan tujuan meningkatkan pemahaman pekerja terkait pungli dan gratifikasi. Talkshow dimulai dengan pemaparan Pemahaman Korupsi dan Gratifikasi oleh Group Head Pengendalian Gratifikasi, Direktorat Gratifikasi dan Pelayanan Publik KPK, Sugiarto yang dilanjutkan pemaparan oleh Kabagops Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Kompol Tri Bayu Nugroho.

“Para peserta yang hadir sangat antusias dalam mengikuti acara tersebut. Kami harap acara ini mendukung program kerja dari manajemen dan mendukung program pemerintah dalam memberantas KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme). Pemberantasan korupsi dan gratifikasi harus terus di gaungkan agar melekat di seluruh perangkat perusahaan.” tutup Yanuar.

Berita Terkait

Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja
PTDI Gelar Ramadan Berbagi, Ratusan Paket Sembako Disalurkan
Isola Fun Run 2026, UPI Ajak Masyarakat Hidup Sehat dan Galang Dana Abadi
PTDI dan PT NTP Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor Cisarua
Len – BSSN Selaraskan Strategi Keamanan Siber Nasional
Tingkatkan Layanan, Commuter Line Bandung Raya Diperpanjang Hingga Cicalengka Per 1 Februari 2026
KAI Daop 2 Bandung Mulai Jual Tiket Lebaran 2026, Pemesanan Dibuka H-45
Jalur Rel di Wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta Berangsur Pulih, KAI Daop 2 Bandung Lakukan Penyesuaian Operasional

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:07 WIB

KAI Commuter Sukses Angkut 1,3 Juta Pengguna di Area 2 Bandung Selama Periode Lebaran Tahun 2026

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:18 WIB

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Selasa, 24 Maret 2026 - 19:00 WIB

Tembus 840 Ribu Pengguna, Commuter  Line Area 2 Bandung Catat Kenaikan Seiring Kembalinya Aktivitas Pekerja

Senin, 23 Maret 2026 - 11:32 WIB

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 94 Ribu Pelanggan Selama Dua Hari Raya Idul Fitri 1447 H

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:47 WIB

KAI Commuter Area 2 Bandung Layani Lebih dari 581 Ribu Pengguna Selama Angkutan Lebaran

Jumat, 20 Maret 2026 - 15:57 WIB

Jelang Hari Raya Idul Fitri, KAI Commuter Area 2 Bandung Siap Sambut Puncak Mobilitas Penumpang

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:41 WIB

Masa Angkutan Lebaran 2026, Stasiun Bandung Jadi Stasiun Keberangkatan Dengan Volume Pemudik Lokal Terbanyak

Jumat, 13 Maret 2026 - 13:14 WIB

PTDI Gelar Ramadan Berbagi, Ratusan Paket Sembako Disalurkan

Berita Terbaru

Berita Ekonomi

Pecah Rekor!, Pengguna Commuter Line Bandung Lampaui Angka 1 Juta

Kamis, 26 Mar 2026 - 17:18 WIB