“Oleh karena itu saya mengimbau ke anak-anak ini, anda terus berlatih karena olahraga ini tanpa fisik dan kesehatan akan sulit, karena harus berkonsentrasi, bekerjasama dengan tim. Selayaknya olahraga di fisik, di outdoor,” ucapnya.
Selain itu dia juga mendorong kepada seluruh stakeholder terkait, untuk mulai mengoptimalkan olahraga eSport. Baik melalui pembinaan berjenjang, kompetisi diperbanyak, hingga pengayaan infrastruktur. Sebab bukan tidak mungkin di Jawa Barat, sejatinya banyak bibit atlet eSport yang perlu diasah sehingga nantinya bisa mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
“Oleh karena itu sekali lagi bahwa ada tiga kunci yang harus kita lakukan sebagai pembina. Pertama, pembinaan harus tetap digalakkan. Kedua kompetisi harus diperbanyak. Ketiga infrastruktur. Kalau kita ingin menjaring lebih banyak di level yang bukan hanya diperkotaan, artinya infrastruktur terkait dengan internet harus diperbanyak hingga di level desa,” tuturnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Terlebih kata Setiawan, eSport secara tidak langsung juga sejalan dengan visi dan misi Pemprov Jawa Barat akan akselerasi digitalisasi. Maka dari itu pihaknya mendorong cabang olahraga ini dapat terus ditingkatkan hingga ke daerah.
“Saya pikir sejalan dengan digitalisasi yang dibuat Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Anak-anak yang ikut sudah 3.900. Piala Gubernur. Kan tidak main-main. Artinya sekarang bagaimana sebagai para pembina cepat mengakselerasi olahraga ini. Saya rasa ini akan melesat.
Saya suka, proses digitalisasi sejalan dengan pemerintah,” imbuhnya.
Penulis : Ton
Editor : Maura Dzakiya
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya


















