Ridwan Kamil Yakin FIFA Bakal Restui Lapangan Ini Jadi Sarana Latihan Tim Piala Dunia U-17

- Publisher

Minggu, 30 Juli 2023 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG – Gelaran Piala Dunia U-17 sudah di depan mata. Bila tidak ada aral melintang, rencananya perhelatan akbar kompetisi sepakbola antar negara dari seluruh belahan dunia ini akan dilaksanakan pada November 2023 mendatang.

Hari ini, Minggu 30 Juli 2023 tim dari FIFA telah melakukan verifikasi kelayakan venue dan tempat latihan di beberapa titik yang ada di Kota Bandung, Jawa Barat. Dimana tiga poin utama pengecekan yakni kesiapan venue pertandingan dan latihan, pitch management dan team service.

Agenda sarana latihan yang dicek yaitu lapangan latihan Sabuga ITB, Lapangan Sidolig, Lapangan Arcamanik dan Lapangan Batununggal.

Menyikapi hal ini, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengaku optimistis empat sarana yang diajukan tersebut bakal direstui oleh FIFA untuk menjadi tempat latihan bagi tim peserta Piala Dunia U-17.

“Hari ini FIFA akan mengecek lapangan latihan, In Syaa Allah lapangan di Sabuga dan Arcamanik akan menambahi tempat latihan tim Piala Dunia U-17, In Syaa Allah lolos,” ujarnya usai mengikuti lari marathon di Gedung Sate, Kota Bandung, Minggu (30/7/2023).

Dia mengaku, telah meminta stakeholder terkait untuk memastikan kondisi lapangan sebaik mungkin sesuai standar FIFA. Sehingga dapat digunakan menjadi sarana latihan bagi tim peserta Piala Dunia U-17.

Baca Juga :  Usai Dilantik, 1.600 Polisi RW Siap Jaga Keamanan dan Ketertiban Kota Bandung

“Saya sudah instruksikan sebagus mungkin, standar FIFA,” ucapnya.

Demikian pula Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung yang menjadi venue pertandingan Piala Dunia U-17, yang diyakininya bakal lolos uji verifikasi dari FIFA. Terlebih sebelumnya stadion tersebut sebelumny juga telah lolos verifikasi, dalam menyambut perhelatan Piala Dunia U-20 meski akhirnya tidak jadi digunakan karena Indonesia batal menjadi tuan rumah.

Penulis : Ton

Editor : Maura Dzakiya

Berita Terkait

Libur Sekolah Tiba, Commuter Line Bandung Raya Jadi Primadona Wisatawan
Pemkot Bandung Bertekad Percepatan Penanganan Penumpukan Sampah
KDM: Pembangunan Infrastruktur Jabar Terus Digenjot Jelang Akhir 2025
Sekda Jabar: Sikap Pahlawan yang Tidak Berebut Jabatan Patut Diteladani
Gubernur Jabar : Hargai Petani sebagai Pahlawan Pangan dengan Upah yang Layak
KDM: Pemprov dan Pemda se-Jabar Lindungi 1 Juta Pekerja Informal Lewat BPJS Ketenagakerjaan
Mulai Hari Ini, ASN Jabar Terapkan WFH Setiap Kamis
Pemprov Jabar Perkuat Sinergi dengan Kejati Jabar

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:33 WIB

Tutup Posko Nataru 2025/2026, KAI Commuter Bandung Sukses Layani 1,2 Juta Pengguna dengan Tren Positif

Jumat, 2 Januari 2026 - 12:19 WIB

Awal Tahun 2026 yang Semarak: KAI Commuter Wilayah 2 Bandung Layani 1 Juta Pengguna Selama Nataru

Rabu, 31 Desember 2025 - 17:18 WIB

Sambut Malam Pergantian Tahun 2026, KAI Commuter 2 Bandung Perketat Pemeriksaan Barang dan Ingatkan Jadwal Kereta Terakhir

Sabtu, 27 Desember 2025 - 18:26 WIB

Antusiasme Warga Bandung Tinggi, KAI Commuter Tembus 75 Ribu Pengguna Jelang Pergantian Tahun 2026

Kamis, 25 Desember 2025 - 16:59 WIB

Semarak Natal 2025: KAI Commuter Bandung Layani 59.675 Ribu Pengguna, Pastikan Perjalanan Aman dan Khidmat

Rabu, 24 Desember 2025 - 18:47 WIB

Jelang Natal, KAI Commuter Bandung Siap Layani Mobilitas Pengguna Menuju Pusat Ibadah dan Wisata Kota

Senin, 22 Desember 2025 - 19:09 WIB

Stasiun Bandung Menjadi Stasiun Dengan Pengguna Tertinggi Pada Angkutan Nataru 2025-2026

Senin, 22 Desember 2025 - 13:01 WIB

Optimistis Hadapi 2026, TRAVL Nilai Industri Travel Masih Punya Peluang Besar

Berita Terbaru